BKMT Bali Gelar Pelatihan Manajemen Keuangan Usaha Kecil di Buleleng

KBRN, Singaraja : Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Wilayah Bali, Minggu (20/10/2019) kemarin menggelar pelatihan manajemen keuangan usaha kecil di Singaraja. Kurang lebih 122 peserta yang merupakan pelaku usaha kecil perwakilan dari masing-masing majelis taklim di Buleleng, antusias mengikuti pelatihan yang baru pertama kali digelar BKMT Wilayah Bali tersebut.

Ketua panitia penyelenggara, Rini Purwanti mengatakan pelatihan manajemen keuangan usaha kecil merupakan bagian dari program kerja BKMT di  bidang 2. Digelarnya pelatihan ini karena melihat banyaknya potensi yang digerakkan para pelaku usaha kecil dalam wadah BKMT, kedepan bisa dikembangkan.

Untuk menuju ke arah itu, diakui penanggung jawab bidang 2 BKMT Wilayah Bali, Rini Purwanti, banyak tantangan yang harus dihadapi ditengah ketatnya persaingan sesama pelaku usaha kecil. Dalam kondisi demikian diharapkan mereka bisa tetap bertahan dengan usahanya masing masing, dan kegiatan pembinaan pelatihan manajemen keuangan usaha kecil ini, nantinya bisa menambah pengetahuan dan wawasan para pelaku usaha kecil dalam wadah BKMT.

“Tugas dan kewajiban kami untuk memberikan pembekalan pembekalan lah, bagaimana agar kemudian usaha mereka itu tetap bisa bertahan, bahkan kalau mungkin lebih besar. Sebagai organisasi yang kita tidak bisa mengakses dana yang banyak, maka dengan adanya anggota-anggota yang potensial ini, hartanya, usahanya bisa bermanfaat juga tidak hanya sebagai pribadi, keluarga, tapi juga bisa bermanfaat untuk masyarakat yang lebih besar khususnya di organisasi,” ungkapnya.

Rini Purwanti menambahkan, melalui  pelatihan ini pihaknya minimal telah mempunyai database jumlah pelaku usaha kecil dalam wadah BKMT, untuk selanjutnya bisa mencarikan link atau jaringan dan menjembati serta mengkoordinasikan dengan program pemerintah berkaitan dengan  pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya di Kementrian Agama.

Sementara, Kasi Bimas Islam Kantor Kementrian Agama Kabupaten Buleleng, H Ali Mustafa mengapresiasi kegiatan pelatihan manajemen usaha kecil yang dilaksanakan BKMT, sebagai awal kebangkitan majelis taklim dan sebagai bukti nyata bahwa majelis taklim bukan hanya untuk  urusan akherat, namun juga mengelola urusan dunia.

Penyaji materi tunggal spesialis teknik dan manajemen industry konsentrasi pengendalian mutu industry tenaga penyuluh lapangan untuk industri kecil dan menengah (TPL IKM) Kementrian Perindustrian RI, M Nur Sholeh mengatakan, berbicara manejemen keuangan usaha kecil, maka para pelaku usaha diajak untuk melakukan pemisahan antara keuangan rumah tangga dan  penambahan pengembangan usaha serta menempatkan pengelolaan keuangan sesuai pada tempatnya masing-masing.

M Nur Sholeh berharap kepada para pelaku usaha kecil dalam wadah badan kontak majelis taklim Wilayah Bali, agar bisa meneladani Sabahat Rasulluah SAW, Salman Al Farisi dalam bentuk sedeka.

“Karena nilai keberkahan, secara angka kemungkinan sama, tetapi ketika bagian dari keuntungan itu sudah kita salurkan menjadi hak saudara saudara kita yang membutuhkan, Insha Allah keuntungan itu nilainya akan berlipat- lipat,” pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00