Siswa SMAN Bali Mandara Sulap Sampah Jadi Lukisan Wajah

KBRN, Singaraja: Keberadaan sampah menjadi momok hapir disetiap daerah, penanganan sampah anorganik khususnya sampah plastik di Pulau Dewata membutuhkan langkah kreatif.

Selain upaya yang dilakukan pemerintah Provinsi Bali melalui Pergub Nomor 97 tahun 2018 tentang pembatasan timbunan sampah plastik sekali pakai, harus ada langkah untuk memanfaatkan kembali limbah sampah tersebut menjadi bahan berguna yang memiliki nilai seni dan ekonomi.

Seperti upaya yang dilakukan Siswa SMAN Bali Mandara melalui Binaan Bank Sampah Nangun Kerthi yang diresmikan sejak 2018 lalu. Tak hanya difungsikan sebagai pengelolaan limbah, sampah dihasilkan bahkan disulap menjadi produk dengan nilai jual tinggi.

Salah satunya adalah produk kerajinan Lukisan Wajah dari daur ulang sampah kemasan snack. Ditangan terampil dan kreatif siswa SMA N Bali Mandara penjualan dari lukisan yang dihasilkan bahkan masuk kantong pribadi.

Selain upaya yang dilakukan siswa binaan Bank Sampah Nangun Kerthi untuk mengurangi pencemaran lingkungan akibat sampah, kegiatan ini juga untuk melatih jiwa entrepreneurship, demikian diungkapkan Pembina Bank Sampah Putu Haris Wijayanta, Senin, (2/9/2019).

“Produk ini dikenalkan melalui workshop oleh Agus Jandar Dana, banyak siswa yang antusias. Hasil dari penjualan lukisan ini sepenuhnya untuk siswa, jadi kami menanamkan bagaimana menumbuhkan jiwa wirausaha untuk bekal mereka kedepan,” ungkapnya.

Meski bukan barang baru, keterampilan membuat lukian wajah sampah ini patut diapresiasi. Pembina Bank Sampah Haris Wijayanta menyebut untuk satu produk lukisan yang dihasilkan siswanya dibandrol dengan harga yang berfariatif berkisar Rp-500 ribu keatas.

Sebagai bahan lukisan dari sampah plastik untuk di SMAN Bali Mandara sendiri, Haris Wijayanta mengaku masih kekurangan bahan baku. Selain memproduksi lukisan, olahan dari Bank Sampah Nangun Kerthi juga memproduksi pupuk organik yang dapat diapilikasikan untuk berbagai jenis tanaman.

“Sementara sampah yang kita manfaatkan dari lingkungan sekolah jelas untuk menjaga kebersihan sekolah. Rencananya kita akan keluar kemasyarakat dan keberapa Sekolah sekitar. ” pungkasnya. (AA)

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00