Siap Sambut Wisatawan, Bank Mandiri Serukan Gerakan Nontunai

KBRN, Singaraja: Geliat pariwisata di era adaptasi kebiasaan baru terus didorong Bank Mandiri. Salah satu programnya dengan memberikan jaminan kesehatan, keamanan dan kenyamanan bagi wisatawan melalui digitalisasi pariwisata lewat transaksi non tunai dengan platform uang elektronik LinkAja.

Vice President/Area Head Mandiri Denpasar Muhamad Idua Arafah dijumpai di Singaraja, Rabu (24/3/2021) menyatakan kesiapannya untuk mendukung program pemerintahdalam penerapan transaksi nontunai disejumlah objek wisata Pulau Dewata guna memastikan protokol kesehatan.

Idua Arafah mengatakan selama ini Bank Mandiri sudah mendukung transaksi nontunai di bisnis hotel, restoran dan kafe, termasuk sektor lainnya. Kedepan Bank Mandiri berupaya merambah gerakan non tunai termasuk menyasar tempat objek wisata di Bali.

“Menjadi semangat Bank Mandiri bahwa kedepan program digitalisasi dilayanan perbankan ditingkatkan, sesuai dengan program Bank Indonesia (BI). Mandiri sebagai Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dengan adanya gerakan cashless maka diharapkan ekosistem ini semakin ramai sehingga disituasi saat ini dapat membantu memperkecil kemungkinaan penularan covid 19 di masyarakat,” ungkapnya.

Vice President/Area Head Mandiri Muhamad Idua Arafah menambahkan penerapan transaksi nontunai disejumlah objek wisata yang ada di Bali dapat meningkatkan efisiensi, rekonsiliasi keuangan dan transparansi laporan. Disampaikan saat ini gerakan cashless akan ditingkatkan terlebih beberapa waktu lalu Kementrian Pariwisata Ekonomi Kreatif melounching ekosistem sport tourism berbasis digitalisasi.

“Kemarin Kemenparekraf Bapak Sandiaga Uno merilis digitalisasi ekosistem sport tourism itu ada empat lapangan golf semua berbasis QIRS. Harapannya semua dapat kemudahan digitalisasi ini. Kedepan kami dorong smua sektor juga lakukan penerapan ini,” pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00