Pengurus dan Anggota Koperasi Wanita Srikandi Buleleng Diminta Ikuti Kemajuan Zaman

KBRN, Singaraja : Pengurus dan Anggota Koperasi Wanita Srikandi Kabupaten Buleleng, Bali diminta untuk bisa berbenah, beradaptasi dan mengikuti kemajuan zaman. Koperasi ini merupakan koperasi yang anggotanya adalah wanita  dan istri dari Aparatur Sipil Negara (ASN) di Buleleng.

"Pengurus koperasi harus kreatif dan inovatif dalam mengelola koperasi dan harus disesuaikan dengan revolusi industri yang ada. Selain itu  Pengurus bisa memanfaatkan teknologi digital dalam memberikan pelayanan kepada anggota,” ujar Penasehat I Koperasi Wanita Srikandi yang juga Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Buleleng I Gusti Ayu Aries Sujati saat ditemui usai menghadiri Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Wanita Srikandi di Gedung Wanita Laksmi Graha Singaraja, Rabu (24/2/2021).

Aries Sujati menjelaskan Ibu para pengurus dan anggota koperasi untuk beradaptasi di masa digital ini. Di masa pandemi seperti ini, koperasi dituntut untuk berinovasi dengan menggunakan Teknologi Informasi Komunikasi (TIK) dalam mendukung pengelolaan koperasi yang lebih baik. Kinerja Koperasi Wanita Srikandi dinilai sudah sangat bagus. Bahkan nilainya sudah mencapai 80 persen dibandingkan dengan koperasi lain yang ada di Buleleng.

“Dilihat dari pengurusnya semuanya sangat konsisten untuk mengembangkan Koperasi Wanita Srikandi,”  jelasnya.

Keberadaan RAT juga sangat diperlukan bagi sebuah koperasi. Pada RAT ini pengurus mempertanggungjawabkan dan memaparkan kinerja dari koperasi. Pembaharuan juga dilakukan untuk kemajuan Koperasi Wanita Srikandi.

“Untuk menyelamatkan koperasi ini. Selain itu, juga untuk mengetahui berapa jumlah aset,” ucap Aries Sujati.

Sementara itu, Ketua Koperasi Wanita Srikandi Buleleng Duwi Rahayu Nerda mengungkapkan kedepan Koperasi Wanita Srikandi akan melakukan sosialisasi dengan menyasar Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Buleleng di masing-masing unit SKPD, untuk ikut bergabung menjadi anggota Koperasi. Sosialisasi ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengembangkan Koperasi Wanita Srikandi.

“Ke depan kami utamakan anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) untuk bergabung menjadi anggota koperasi. Hal ini dikarenakan masih ada anggota DWP yang belum menjadi anggota koperasi,” ungkapnya.

Lebih lanjut, pihaknya menambahkan di tahun 2021 ini program utama di Koperasi Wanita Srikandi adalah penyelesaian kredit yang  kurang lancar ataupun kredit macet. Pendekatan dilakukan secara terus-menerus kepada para kreditur.

“Agar kredit yang kurang lancer maupun kredit macet tersebut bisa diselesaikan,” pungkas Duwi Nerda. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00