Mayat Tanpa Identitas Dikubur di Setra Buleleng

Jenazah tanpa identitas dikubur di Setra Buleleng
Jenazah tanpa identitas dikubur di Setra Buleleng

KBRN, Singaraja : Setelah melalui proses hukum cukup panjang, akhirnya pihak Kepolisian bekerjasama dengan Dinas Sosial Kabupaten Buleleng dan Desa Adat Buleleng, melakukan penguburan terhadap dua mayat tanpa identitas alias mister-x di Setra Desa Adat Buleleng, Selas (26/1/2021) siang.

Proses penguburan berlangsung sangat ketat dengan protokol kesehatan Covid-19 oleh petugas dari Dinas Sosial dengan tata cara Agama Hindu disaksikan Kadis Sosial, Putu Kariaman Putra, Klian Desa Adat Buleleng, Jro Nyoman Sutrisna dan Kanit Reskrim Polsek Tejakula, Iptu Gede Sudiana.

Mayat mister-x keduanya berjenis kelamin laki-laki setelah ditemukan beberapa hari lalu di tempat berbeda. Mister-x yang ditemukan di perairan Desa Les Kecamatan Tejakula diperkirakan berusia antara 16 sampai 65 tahun.

Kanit Reskrim Polsek Tejakula, Iptu Gede Sudiana, seizin Kapolsek Tejakula mengatakan, pihaknya sangat kesulitan untuk mendeteksi korban, pasalnya tubuh korban terkoyak dan sulit untuk menemukan sidik jarinya untuk mengetahui identitas korban, sehingga pihak kepolisian berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk melakukan autopsi.

Namun untuk mengantisipasi proses lebih lanjut disamping dilakukan autopsi, petugas juga telah mengantongi hasil test DNA sebagai salah satu kunci untuk mengungkap siapa sebernarnya mister-x tersebut.

“Sampai saat ini belum ada laporan mengenai orang hilang, akhirnya kami berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk melaksanakan penguburan,” ucap Iptu Gede Sudiana.

Sementara itu, orok yang ditemukan di Pantai Camplung Kelurahan Banyuasri, Polisi masih tetap melakukan penyelidikan. Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui siapa orangtua yang tega membuang bayi tersebut.

Kepala Dinas Sosial Buleleng, Putu Kariaman Putra mengatakan, salah satu tupoksi Dinas Sosial adalah menangani orang terlantar termasuk mayat tanpa identitas. Bila ada mayat terlantar setelah berkoordinasi dengan Kepolisian, pihaknya dipastikan akan menghubungi Desa Adat Buleleng. Dipilihnya Setra Adat Buleleng sebagai tempat penguburan, mengingat lokasinya berada di pusat kota sehingga mempermudah dan mempercepat koordinasi dengan berbagai pihak terkait.

“Kalau sudah kategori terlantar dari pihak kepolisian, menyatakan ini perlu ditindaklanjuti khusus kalau sudah terlantar meninggal, maka kita mempersiapkan mengkoordinasikan dengan  semua pihak yang berkaitan,” jelas Kariaman Putra.   

Dijadikannya Setra Desa Adat Buleleng selama ini sebagai tempat penguburan mayat mister-x, menurut Klian Desa setempat, Jro Nyoman Sutrisna bahwa diperbolehkan mengubur mayat dari luar wewidangan Desa Adat Buleleng sepanjang mengikuti aturan yang tercantum pada awig-awig. Bila dikubur di Setra Desa Adat Buleleng wajib menggunakan prosesi upacara Agama Hindu.

Seusai penguburan mister-x, Kadis Sosial berkenan menyerahkan bantuan seperangkat alat penguburan dan kaca mata google kepada pihak Desa Adat Buleleng.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00