Ini Cara Karang Taruna Puspita Samudra Pengastulan Peringati Hari Anti Narkotika Internasional

Gotong-royang peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) oleh Karang Taruna Puspita Samudra, Pengastulan, Seririt
Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) Karang Taruna Puspita Samudra, Pengastulan
Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) Karang Taruna Puspita Samudra, Pengastulan
Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) Karang Taruna Puspita Samudra, Pengastulan

KBRN, Singaraja : Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) yang jatuh pada tanggal 26 Juni dikaitkan dengan Hari Lingkungan Hidup Sedunia (5 Juni) dijadikan momentum untuk meneguhkan komitmen memperbaiki lingkungan. Setelah cukup sukses mengurangi aliran sampah di hilir sungai (tukad) Saba, Karang Taruna Puspita Samudra secara konsisten melakukan kebersihan di sekitar muara sungai yang berujung di Desa Pengastulan, Kecamatan Seririt.

Bersama Camat Seririt, Nyoman Agustri Kartika Yuda, Kapolsek Seririt Kompol I Gede Juli, Koramil Seririt serta jajaran masing-masing dan komunitas perempuan peduli lingkungan (KPPL) Pengastulan, Sabtu (27/6/2020) kembali menggelar pembersihan sampah disekitar muara Tukad Saba.

Tak hanya itu, Karang Taruna Puspita Samudra juga membagikan bingkisan berupa sembako kepada sejumlah anak yatim. Ketua Karang Taruna Puspita Samudra, Putu Widyasmita menjelaskan, momentum HANI sengaja digunakan untuk melakukan kegiatan bersih sungai karena berharap kegiatan itu berkolerasi dengan kesehatan mental. Widy mengatakan, jika kegiatan positif secara konsisten dilakukan diharapkan hal itu akan mengurangi kecendrungan kalangan muda berfikir negatif terutama bermain-main dengan narkoba.

"Ini salah satu tujuan kami menjadikan HANI sebagai momentum melakukan kebersihan sungai," katanya didampingi Wakil Ketua Karang Taruna Puspita Samudra, Hilman Eka Rabbani.

Sementara Camat Seririt, Nyoman Agustri  Kartika Yuda mengaku bangga atas kegiatan yang dilakukan Karang Taruna Puspita Samudra Pengastulan yang telah menjadi pelopor kebersihan lingkungan. Saat ini, sepanjang daerah aliran sungai (DAS) hingga muara tukad Saba relatif lebih bersih jika dibandingkan dengan sebelumnya.

Kondisi tersebut tidak terlepas dari peran serta masyrakat untuk menjadikan lingkungan hilir Tukad Saba menjadi lebih bersih. Ditambahkan, sudah saatnya kalangan muda mengambil alih peran lebih besar terutama dalam menjaga dan merawat lingkungan.

"Ini meringankan beban kami untuk lebih fokus menangani sampah dan prilaku masyrakatnya dibagian hulu sungai.Kesadaran masyarakt disini (Desa Pengastulan dan Kelurahan Seririt ) untuk peduli lingkungan telah tumbuh,"jelas Agustri Kartika Yuda.

Disisi lain, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Buleleng, Putu Ariadi Pribadi mengatakan, kualitas dan kebersihan air sungai Tukad Saba dari hari kehari telah meningkat. Jika ini terus terjadi, tidak menutup kemungkinan sepanjang DAS Tukad Saba akan dijadikan wisata air. Untuk sementara katanya, ia bersama elemen masyrakat akan terus melakukan upaya agar kebersihan Tukad Saba tetap terjaga sembari secara periodik akan berbuat untuk tetap menjaga tetap bersih dari hulu hingga hilir.

"Selain berencana akan menebar ribuan benih ikan,kami akan mengajak peran pemerintah desa di DAS Tukad Saba membuat konsep wisata air untuk tempat rekreasi dan edukasi lingkungan," pungkas Ariadi Pribadi.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00