Kirim Dua Ton Kulit Sapi Bodong, Petugas Amankan Pelaku di Gilimanuk 

KBRN, Negara: Polsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk bersama Karantina berhasil Mengamankan 2 (dua) ton kulit sapi Tanpa Dokumen (Bodong) di Pintu Masuk Bali melalui Pelabuhan Gilimanuk (pos II), Lingkungan Jineng Agung, Kelurahan Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, Senin (8/8/2022). 

Berawal dari kecurigaan petugas pemeriksaan di Pos II Pelabuhan Gilimanuk dengan barang bawaan sebuah mobil pickup Grand Max No Pol P 9390 AE yang ditutupi terpal sehingga petugas kemudian melakukan pemeriksaan, setelah digeledah petugas menemukan potongan-potongan yang dibungkus plastik bening diduga kulit sapi dengan total berat sekitar dua ton. 

Hal tersebut dibenarkan Kapolsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk, Kompol I Gusti Putu Dharmanatha saat dikonfirmasi melalui telepon. Pihaknya juga menjelaskan, kejadian tersebut terjadi sekitar Pukul 02.45 Wita. "Petugas jaga di pos II pintu masuk Bali di Pelabuhan Gilimanuk serta Karantina menemukan adanya mobil Pickup yang membawa kulit sapi bodong," ungkapnya. 

Dharmanatha juga mengatakan, saat dilaksanakan pemeriksaan barang terhadap mobil pickup yang dikemudikan Saiful Rochiman (32), anggota Polsek dan anggota Karantina mencurigai muatan/barang yang diangkut oleh mobil tersebut, begitu  dilaksanakan giat pemeriksaan dengan membuka terpal terlihat kulit sapi yang dikemas dalam ratusan plastik bening dengan berat sekitar 2 ton tanpa dilengkapi dengan dokumen.

"Menurut keterangan pelaku, kulit sapi tersebut milik seseorang yang tidak di ketahui namanya yang di angkut di pinggir jalan di wilayah Probolinggo-Jatim tujuan Mengwi-Badung, yang mana berawal dari melihat kendaraan L-300 berhenti di pinggir jalan raya dengan memasang segitiga tanda bahaya sehingga sebagai sesama sopir berniat menghampiri dan di ketahui as roda nya patah, sehingga sopir kendaraan tersebut meminta bantuan pelaku untuk mengoper barang tersebut," papar Dharmanatha. 

Dharmanatha juga mengatakan, pelaku menyanggupi permintaan sopir tersebut dan membawa barang bawaan berupa dua ton kulit sapi dikemas dalam 200 plastik bening tanpa indentitas menuju ke Pulau Bali.

"Pembatasan tersebut kamu lakukan lantaran mengacu pada adanya Surat Edaran (SE) Kepala Badan Karantina Pertanian Nomor 12950/KR.120/K/05/2022 tentang Peningkatan Kewaspadaan terhadap kejadian Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) Hewan Ternak," imbuhnya. 

Mengenai barang bawaan beserta pelaku, lanjut Dharmanatha, kami sepenuhnya menyerahkannya kepada pihak Karantina Pertanian Wilayah Kerja Gilimanuk.

"Dari informasi bahwa nantinya barang bawaan serta sopirnya akan dikembalikan lagi ke daerah asalnya. Kami juga ingatkan kepada seluruh masyarakat, untuk tidak melakukan aktifitas transportasi hewan mengingat dalam situasi wabah PMK," tandasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar