Antisipasi Rabies, Distan Buleleng Lakukan Vaksinasi di Desa Panji

KBRN, Singaraja: Demi menciptakan rasa aman dan meredam teror rabies sebelum semakin menjadi rumit, Dinas Pertanian Buleleng melakukan vaksinasi rabies ke Desa Panji, Kecamatan Sukasada. Vaksinasi tetap dilaksanakan di Panji meskipun desa tersebut sebenarnya tak masuk ke dalam zona merah di Buleleng.

Kepala Dinas Pertanian Buleleng, I Made Sumiarta menyampaikan, vaksinasi ini digelar sesuai permintaan dari masyarakat setempat.

“Ya memang Panji sih belum ya, ada beberapa tapi tidak zona merah, tapi kita antisipasi semua. Kita antisipasi sekarang tidak hanya di zona merah, zona hijaupun nanti kita antisipasi, dengan catatan nanti masyarakat atau bapak kepala desa bisa nanti memberikan informasi untuk bisa nanti di masyarakatnya itu anjing-anjing piaraan itu bisa divaksinasi,” kata Sumiarta saat dikonfirmasi RRI.co.id, Sabtu (2/7/2022).  

Hingga akhir bulan Juni tahun 2022 ini, Sumiarta menerangkan bahwa pihaknya telah berhasil melakukan vaksinasi dengan cakupan sebanyak 51 persen.

Distan Buleleng sendiri, menurut Sumiarta menargetkan cakupan vaksinasi hingga 80 persen. Ia melanjutkan, stok vaksin rabies di Buleleng masih berkisar di angka sekitar 45 ribu dosis.

Selain melalui vaksin, Sumiarta juga menyatakan bahwa Distan Buleleng siap melakukan eliminasi asalkan ada laporan dari warga masyarakat desa bersangkutan.

“Kita sih sekarang masih menunggu action dari para kepala desa dan desa adat, karena bapak bupati sudah mengeluarkan edaran untuk menanggulangi rabies ini selain vaksinasi kita juga adakan eliminasi tertarget. Kita eliminasi tidak sembarangan eliminasi, biar tidak terjadi komplin di masyarakat, kita menunggu action dari masyarakat, nanti kapan anjing-anjing bisa dieleminiasi secara tertarget,” ungkap Sumiarta.

Sementara itu, Perbekel Desa Panji, Jro Mangku Made Ariawan menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan langkah-langkah preventif sesuai dengan anjuran dinas terkait.

“Kita kasih imbauan, adakan penyuluhan. Selama ini ya kegiatan preventif saja. Imbauan kepada masyarakat saja, kalau tergigit ya langsung dicuci bersih dengan sabun di air mengalir, sesuai arahan dari dinas,” jelasnya kepada RRI.co.id, Sabtu (2/7/2022) pagi.

Vaksinasi dan eliminasi yang dilakukan oleh Distan Buleleng dimaksudkan untuk menciptakan rasa aman sekaligus meredam ketakutan warga masyarakat akan teror rabies.

Seperti diketahui, sejak awal Januari 2022 tercatat telah ada 88 kasus gigitan anjing dengan 74 di antaranya terkonfirmasi rabies. Dari 74 tersebut, 6 orang dilaporkan meninggal dunia diduga karena rabies.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar