Perbaikan Pipa Transmisi Dikebut

KBRN, Bangli: Proses perbaikan pipa transmisi yang terputus dari sumber Gamongan untuk wilayah layanan Kota Bangli dan Kubu akibat terjangan longsor di Tukad Melangit, hingga Rabu (29/06/2022), masih dilakukan upaya perbaikan. Akibatnya, ribuan warga kota Bangli kini terancam mengalami krisis air bersih. Alhasil, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, masyarakat mau tak mau harus memanfaatkan sumber air terdekat secara mandiri.

"Perbaikan pipa transmisi yang terputus akibat longsor, kini masih kita kebut. Upaya perbaikan sudah kami lakukan dari kemarin hingga malam. Dan tadi pagi kembali dilanjutkan," ungkap Direktur Perumda Tirta Danu Arta, Dewa Ratno Suparso Mesi. 

Disampaikan, perbaikan sempat dihentikan pada Selasa pukul 23.00 wita malam, karena kondisi cuaca kurang bersahabat.

"Saat ini proses perbaikan sudah mencapai 90 persen. Apabila tidak ada kendala apapun, diperkirakan pukul 18.00 wita air bagi warga di kota Bangli sudah kembali mengalir," tegasnya.

Disebutkan sebelumnya, pipa transmisi Perumda Tirta Danu Arta kembali diterjang longsor pada hari Selasa (28/6). Ini merupakan kejadian kedua dalam empat hari terkahir. Volume longsor kali ini pun lebih besar, di mana sekitar 42 pipa transmisi mengalami kerusakan. Kejadian ini mengakibatkan pelayanan air bersih bagi warga di Kota Bangli dan Sub Unit Kubu lumpuh. Dan secara otomatis sekitar 6 ribu hingga 7 ribu pelanggan tidak mendapatkan air bersih.

Atas kejadian tersebut, sejumlah masyarakat yang terdampak layanan itu, terpaksa memanfaatkan sumber air bersih yang terdekat. Seperti yang terlihat di Lingkungan Tegalalang, Kelurahan Kawan, Bangli, Rabu (29/6). Warga silih berganti mendatangi pemandian anakan dauh. Mereka membawa jerigen dan galon untuk menampung air. Tak hanya dari warga Tegalalang, masyarakat yang mengambil air juga datang dari lingkungan Banjar Pule, hingga Banjar Griya. Beberapa dari mereka ada yang hanya mengambil air, dan adapula yang sekaligus mandi di tempat akibat layanan air bersih ke rumah warga belum mengalir.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar