Jemput Jenazah Pria Asal Kaltim, Keluarga Ikhlas

KBRN, Singaraja: Setelah di titipkan dua hari di Ruang Jenazah RSUD Buleleng, mayat laki-laki asal Kecamatan Sanggata Utara, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur yang ditemukan terkapar di Selokan Pantai Labuan Aji, Banjar, Buleleng Bali pada Sabtu (25/6/2022) lalu akhirnya dijemput pihak keluarga.

Suelo, ayah dari jenazah diketahui bernama Afzuka Rahmandani (33) yang ditemukan meninggal mendadak mengaku sudah menerima takdir kepergian anaknya. Dari informasi yang digali, jenazah akan langsung dibawa pihak keluarga dengan ambulan melalui jalur darat laut untuk di kebumikan hari ini di daerah Tulung Agung.

Dikonfirmasi, Senin (27/6/2022) Suelo mengatakan, kepergian anak tidak meninggalkan kabar maupun tanda-tanda. Dirinya menjelaskan informasi yang diterima keluarga, Afzuka Rahmandani diketahui meninggalkan Kalimantan Timur hendak bertolak menuju Provinsi Lombok untuk kembali bekerja disalah satu perusahaan lamanya.

Namun pasca mendengar kabar informsi anaknya meninggal Suelo dan keluarga mengaku terpukul dan langsung segera mengambil langkah untuk menjemput jenazah Ramdhani di Buleleng Bali untuk dikebumikan di tempat asal orang tuanya.

Lebih jauh Suelo menceritakan, anak pertama dari dua bersaudara itu diketahui sama sekali tidak memiliki riwayat penyakit kronis. Meski demikian pihak keluarga hanya menerima keterangan meninggalnya Afzuka Rahmandani dari keterangan dokter yang menangani.

“Tidak ada firasat ataupun tanda-tanda. Pihak keluarga sudah menerima takdir anak saya. Hari ini langsung dikebumikan,” ungkapnya.

Sebelumnya, Pertama kali, Afzuka Rahmandani ditemukan meninggal oleh warga sekitar bernama Dewa Putu Wira,60, di saluran air (got) pada Sabtu (25/6/2022).

Sebelumnya, sekitar pukul 07.00 WITA, saksi sempat melihat korban sedang duduk tertidur di atas sebuah senderan pembatasan pantai. Akan tetapi siangnya sekitar pukul 13.00 WITA korban justru sudah ditemukan meninggal dunia.

Selanjutnya saksi yang mengetahui hal itu langsung melaporkan kejadian penemuan mayat itu ke Mapolsek Banjar. Tim medis dari Puskesmas I Banjar mendatangi tempat kejadian langsung melakukan pemeriksaan terhadap jenazah.

Hasilnya pada bagian bawah mata kanan ditemukan memar yang diperkirakan karena korban jatuh dari atas senderan, telinga kiri bengkak (bawaan), dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan ditubuh korban.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar