Dinas PUTR Buleleng Ajukan Ranperda Pengelolaan Limbah Domestik

Kepala Dinas PUTR Buleleng, I Putu Adiptha Ekaputra

KBRN, Singaraja: Kepala Dinas PUTR Kabupaten Buleleng, I Putu Adiptha Ekaputra melihat sekarang ini banyak pengusaha yang membuang limbah tidak pada tempatnya. Oleh karena itu limbah yang dibuang secara sembarangan yang bisa mengakibatkan pencemaran perlu diatur.

Kaitannya dengan hal itu, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Buleleng ajukan ranperda tentang pengelolaan limbah ke DPRD Buleleng.

Kepala Dinas PUTR, Adiptha Ekaputra kepada RRI.co.id menjelaskan, pengajuan ranperda tentang pengelolan limbah domestik didasari berbagai pertimbangan banyaknya limbah yang dibuang begitu saja dan bisa menyebabkan pencemaran lingkungan. Untuk itulah perlu ada regulasi yang mengaturnya.

“Limbah itu kan berpengaruh, dampak negatif terhadap lingkungan kita. Selama ini belum ada aturan teknis yang mengatur, sehingga lewat ranperda ini diatur hal-hal teknis pengolahan limbah, nanti bisa kita awasi dengan bagus, ada payung hukumnya untuk mengatur itu. Sehingga kita bisa mengawalnya dengan baik. Jadi ada aturan hukum, kita ada sosialisasi juga dengan mereka, sehingga lebih terkontrol. Dengan adanya perda ini, kita bisa leluasa bergerak untuk pengawasannya nanti, dalam rangka menjaga lingkungan,” jelasnya, Selasa (24/5/2022).

Kepala Dinas PUTR, Adiptha Ekaputra juga mengungkapkan, dalam ranperda tersebut juga diatur tentang pembuangan limbah ke tempat pengolahan yang disiapkan oleh Dinas PUTR.

Jika perda ini sudah berjalan dan para pengusaha sudah membuang limbah ke lokasi yang sudah ditentukan dalam perda, maka Pemkab akan memperoleh PAD. Karena pengusaha akan membayar di lokasi membuang limbah. Sementara hasil pengolahan limbahnya bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan pupuk bagi para petani.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar