dr. Rizani Ajak Masyarakat Aktif Mendonorkan Darah

Kepala UDD PMI Kabupaten Buleleng, dr. Rizani

KBRN, Singaraja: Selama pandemi Covid-19 minat para pendonor darah mengalami penurunan yang sangat signifikan. Kekhawatiran masyarakat tertular virus corona membuat masyarakat yang biasanya rutin mendonorkan darahnya enggan datang ke unit donor darah maupun lokasi event tertentu untuk berbagi darah.

Kini sejak pemerintah memutuskan untuk melonggarkan kebijakan pemakaian masker, situasi mulai berbeda. Kepala Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Buleleng, dr. Rizani, Minggu (22/5/2022) pagi mengatakan, sejak bulan lalu sudah mulai banyak instansi dan perkumpulan-perkumpulan yang meminta jadwal untuk melakukan donor darah.

"Memang makin banyak yang memohon untuk diambil darahnya untuk donor darah, sebelumnya yang menunda kegiatan donor darah sekarang sudah mulai banyak yang memohon mobile unit," tuturnya kepada RRI.co.id melalui sambungan telephone.

Dengan minimnya petugas yang kini hanya 20 orang, ungkap dr. Rizani, pihaknya mencoba untuk membagi tim guna memenuhi panggilan para pendonor.

"Kami mencoba untuk membagi diri untuk memenuhi permintaan karena minimnya petugas kami yang hanya 20 orang, dengan tugas 24 jam harus stand by di kantor," ujarnya.

Untuk stok darah di UDD Kabupaten Buleleng saat ini sangat mencukupi dengan total 356 kantong darah, dengan pelayanan hingga 9 rumah sakit termasuk juga klinik yang ada di Buleleng, dengan kebutuhan darah perharinya bisa mencapai 35 kantong darah. Guna menstabilkan stok darah di Buleleng, dr. Rizani juga mengimbau masyarakat agar turut aktif mendonorkan darah untuk membantu sesama.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar