Menuju WBK, Lapas Singaraja Gelorakan Public Campaign di Taman Bung Karno

Bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) tahun 2022, Lapas Singaraja beserta jajaran turun melaksanakan public campaign di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman Bung Karno Singaraja, Jumat (20/5/2022).
Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana, memberikan sambutan pada public campaign yang diadakan Lapas Singaraja di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman Bung Karno Singaraja, Jumat (20/5/2022).
Bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) tahun 2022, Lapas Singaraja beserta jajaran turun melaksanakan public campaign di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman Bung Karno Singaraja, Jumat (20/5/2022).
Bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) tahun 2022, Lapas Singaraja beserta jajaran turun melaksanakan public campaign di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman Bung Karno Singaraja, Jumat (20/5/2022).
Bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) tahun 2022, Lapas Singaraja beserta jajaran turun melaksanakan public campaign di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman Bung Karno Singaraja, Jumat (20/5/2022).

KBRN, Singaraja: Bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) tahun 2022 dan demi mewujudkan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), Lapas Singaraja beserta jajaran turun melaksanakan public campaign di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman Bung Karno Singaraja, Jumat (20/5/2022).

Kegiatan ini diikuti sebanyak empat satuan kerja yakni Pengadilan Negeri Singaraja, Pengadilan Agama Singaraja, Kantor Pelayanan Pajak Pratama Singaraja, dan Lapas Singaraja.

Public campaign ini merupakan suatu bentuk upaya yang dilakukan dengan menggandeng instansi pemerintah dan masyarakat agar mendukung proses pembangunan Zona Integrasi menuju WBK/WBBM pada Lapas Singaraja.

Pada kegiatan public campaign ini Lapas Singaraja bersama tiga satker lainnya menjelaskan tentang komitmen keempat satker menolak korupsi dan segala bentuk gratifikasi serta suap.

Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana, dalam sambutannya berharap agar setiap personil di lembaga ini mampu menunjukan kinerja pelayanan optimal tanpa adanya diskriminasi pelayanan dan tidak terpengaruh akan kepentingan sendiri atau kelompok tertentu.

Dengan adanya public campaign ini diharapkan agar instansi pemerintah dan masyarakat lebih mengenal tugas dan fungsi Lapas Singaraja serta menjadi himbauan agar masyarakat tidak memberikan gratifikasi.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar