Bapemperda DPRD Buleleng Setuju Dibentuk Perda Cadangan Pilkada

KBRN, Singaraja: Dalam rapat antara Bapemperda DPRD dengan SKPD terkait di ruang Komisi III DPRD Buleleng, Selasa (17/5/2022) Bapemperda DPRD menyetujui dibentuknya peraturan daerah (perda) tentang dana cadangan Pilkada tahun 2024.

Walaupun sudah disepakati untuk membahas rancangan perda tentang dana cadangan Pilkada tahun 2024, namun Bapemperda akan minta penjelasan secara rinci pemanfaatan dana tersebut dari Sekda Buleleng.

Ketua Bapemperda DPRD Nyoman Gede Wandira Adi mengungkapkan, terkait dengan dana cadangan pilkada pihaknya sudah sejak awal menyarankan agar eksekutif mencantumkan dana cadangan pilkada, namun tidak direspon. Walaupun demikian pihaknya menyetujui dibentuknya perda tentang dana cadangan pilkada namun akan mengkajinya terlebih dahulu.

"Karena DAK gak terganggu, kami ingin tau post mana nanti yang terkoreksi.” Wandira Adi.

Sementara itu Sekretaris Badan Pengelolaan Keuangan Pendapatan Daerah Buleleng, Ni Made Susi Adnyani mengungkapkan perlunya membentuk perda dana cadangan Pilkada tahun 2024.

"Dari usulan proposal yang diajukan oleh leading sector yang nanti akan menyelenggarakan pemilukada, membutuhkan dana yang cukup besar di angka Rp70 miliar. Dan untuk tidak membebani anggaran di tahun 2024, perlu kiranya kita membentuk dana cadangan dari tahun 2023 yang nantinya akan dipergunakan untuk membiayai pemilukada di tahun 2024,” jelasnya.

Dalam rapat Bapemperda dengan eksekutif selain membahas rancangan perda tentang dana cadangan Pilkada, juga membahas 3 ranperda lainnya, yakni ranperda tentang pengelolaan air limbah domestik, ranperda tentang pemnyelenggaraan perumahan dan permukiman dan ranperda tentang pencabutan Perda Nomor 12 Tahun 2016 tentang penyelenggaraan administrasi kependudukan.  

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar