Masyarakat Desa Landih Sambut Positif Rencana Pembangunan Sirkuit Drag Race

Masyarakat Desa Landih sambut positif rencana pembangunan Sirkuit Drag Race

KBRN, Bangli : Lokasi pembangunan sirkuit drag race kemungkinan besar akan dibangun di wilayah Desa Landih, Kecamatan Bangli. Pasalnya, sesuai informasi yang didaapat pihak Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Bangli telah melakukan sosialisasi berkaitan rencana pembangunan tersebut.

Perbekel Desa Landih, I Wayan Suarta saat dikonfirmasi, Rabu (26/1/2022) membenarkan bahwa pembangunan sirkuit tersebut akan dibangun di wilayahnya. Hal ini menyusul telah adanya sosialisasi dari PU ke pihak Desa Landih.

“Kemarin pihak Dinas PU Kabupaten Bangli datang ke desa untuk menyampaikan rencana pembangunan sirkuit drag race tersebut,” ujar Suarta.

Disinggung untuk sosisalisasi ke masyarakat, kata dia, sejauh ini belum pernah dilakukan. Sosialisasi baru diawali di tingkat tokoh atau prajuru di masing-masing wilayah.

“Intinya masyarakat kami sangat menyambut baik rencana Pemkab Bangli untuk membangun sirkuit di wilayah kami,” ujarnya.

Disinggung lokasi, kata dia, sesuai sosialiasi pihak PU akan dibangun di sebelah utara TPA, yang mana lahannya ada menggunakan lahan pribadi dan aset pemerintah. Berkaitan dengan itu, pihaknya kini menunggu langkah lebih lanjut dari Pemkab Bangli, karena hal ini merupakan program pemerintah kabupaten.

“Masyarakat memang sangat mendukung program tersebut,” katanya.

Sementara Kabid Bina Marga Dinas PU Bangli, I Wayan  Lega Suprapto dikonfirmasi terpisah membenarkan pihaknya telah melakukan sosialisasi  berkaitan denga pembangunan sirkuit drag race tersebut.

“Dari sosialisasi itu, semua prajuru adat dan kadus mendukung pembangunan sirkuit tersebut,” ujar pria asal Desa Menikliyu itu.

Sementara disinggung terkait lahan, Lega Suprapto, belum memberikan secara detail. Namun yang jelas, lahan yang digunakan ada lahan pribadi sekitar 2 hektar dan sisanya adalah lahan pemeritah. Dijelaskan, untuk lahan pribadi ini, kemungkinan dilakukan sewa menyewa dengan durasi sekiar 20 tahun.

“Untuk DID sudah selesai, sementara untuk sewa  menyewa lahan ini masih dalam proses karena  harus dilaksanakan di notaris dan ada study kelayakannya,” sebutnya.

Untuk  anggaran pembangunan, lanjutnya, tahun 2022 dianggarkan mencapai Rp6,5 miliar. Pembangunan ditarget tuntas tahun 2022 ini. Sementara pelaksanaan pekerjaan, diperkirakan 5 hingga 6 bulan.

“Kita saat ini fokus untuk penuntasan sewa menyewa. Yang mana untuk sewa disediakan anggaran Rp 400 juta,” ujarnya Lega.

Untuk harapan kedepannya, kata dia, harapan pemerintah dengan dibangunnya sirkuit bisa mewadahi para penghobi otomotif. Mengingat lokasi pembanguan sirkuit ini sering dijadikan arena balapan liar. Jadi dengan dengan pembangunan ini mereka bisa terorganisir dan mampu melahirlkan pembalap yang bisa megharumkan nama daerah. Selain itu, pembangunan ini juga diharapkan bisa memberikan imbas pada ekonomi masyrakat lokal, mengingat sirkuit ini adalah satu-satunya di Bali, jadi bisa jadi aikonnya Bangli nantinya.

“Kalau perkembangan bagus, kemungkinan lahan yang digunakan juga bertambah. Sesuai yang disamping oleh IMI, disana bisa dibangun motor cros  atau arena road race,” pungkas dia.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar