Ketua DPRD Buleleng Menindaklanjuti Pengaduan Tenaga Guru Honerer Agama Hindu

KBRN, Singaraja : Pengaduan guru honorer Agama Hindu ke DPRD Buleleng mendapat apresiasi DPRD Buleleng.

Ketua DPRD Gede Supriatna memanggil Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Buleleng untuk diajak berkonsultasi.

Sebelumnya, salah seorang guru honorer Agama Hindu menyampaikan aspirasinya terkait dengan formasi pengangkatan guru PPPK masih kurang dan kompensasi guru honorer yang mengabdi cukup lama tergusur karena tidak mempunyai sertifikat pendidik, padahal dalam tes guru PPPK sudah lulus passing grade dan hingga saat ini tidak ada kejelasan.

Ketua DPRD Buleleng Gede Supriatna menyatakan komitmennya akan memperjuangkan keinginan dari guru honorer Agama Hindu.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Made Astika mengungkapkan, formasi guru agama diperlukan sekitar 839, dari total keseluruhan formasi 3.391 orang. Namun tahun 2021 baru dibuka 2.221 formasi, dengan jumlah pelamar sebanyak 1.718 orang. Sementara dari 460 satuan pendidikan di Buleleng dibutuhkan 494 guru agama, dan per 31 Desember 2021 ada 302 orang PNS untuk guru agama, sehingga ada kekurangan 205 belum dikurangi guru PPPK.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar