Bapemperda Sepakat Bahas 3 Ranperda

KBRN, Singaraja : Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Buleleng, sepakat membahas tiga Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) pada masa sidang kedua tahun 2021-2022. 

Ketua Bapemperda DPRD Buleleng, Nyoman Gede Wandira Adi mengungkapkan, sesuai dengan kesepakatan pada pertemuan kali ini, pada masa sidang kedua tahun 2021-2022 DPRD Buleleng dengan eksekutif akan membahas tiga ranperda yang terdiri dari ranperda tentang retribusi bangunan gedung, ranperda tentang dana kompensasi penggunaan tenaga kerja asing, dan ranperda tentang perubahan atas Perda Nomor 3 tahun 2008 tentang urusan pemerintah yang menjadi kewenangan Pemerintah Kabupaten Buleleng.

“Pada masa sidang kedua ini, kita coba membahas tentang perda yang sudah kita tetapkan di grup Bapemperda di tahun 2022. Kami harapkan perda yang akan kita bahas nanti menjadi salah prioritas. Hal ini sesuai dengan pasal 4 Ayat 2 peraturan DPRD Kabupaten Buleleng nomor 1 tahun 2018, tentang tata tertib DPRD, yang menyatakan bahwa penetapan secara prioritas pembentukan rancangan peraturan daerah sebagaimana dimaksud ayat 1 dilakukan berdasarkan kriteria perintah peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi, rencana pembangunan daerah, penyelenggaraan otonomi daerah, dan tugas pembantuan serta aspirasi masyarakat daerah,” jelasnya.

Wandira Adi juga mengungkapkan, diluar ketiga ranperda itu terdapat satu ranperda yang menjadi urgensi berdasarkan pembahasan yang belum disepakati bersama antara DPRD dengan eksekutif yang belum disepakati bersama yakni ranperda terkait dengan perubahan ke-3 atas Perda Nomor 13 tahun 2016 tentang pembentukan dan susunan perangkat daerah. Ia berharap terhadap pembahasan ranperda ini bisa disepakati bersama, sehingga di masa sidang ke-2 ini akan membahas empat ranperda.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar