Ratusan Guru Kontrak Lolos PPPK Buat Pernyataan 

Kepala Dinas Dikpora Jembrana, Ni Nengah Wartini

KBRN, Negara : Ratusan guru yang lulus seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) masih dirundung kegelisahan. Pasalnya, belum adanya keputusan pasti mendapat surat keputusan (SK) dan masih dalam proses pemberkasan. 

Sementara para guru status kontrak maupun honor masih mengajar di masing-masing sekolah hingga mendapat SK sebagai PPPK.

Guru-guru kontrak dan honor yang lulus PPPK tahap pertama dan kedua belakangan mendapat surat penyataan dari Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga mengenai status dan gaji. Pada salah satu poin pernyataan itu, para guru siap mengembalikan honor atau jasa tenaga kontrak yang sudah terima. Bilamana telah memperoleh gaji dan tunjangan PPPK guru bersamaan dengan penerimaan honor atau kontrak. Jadi ketika mereka nantinya sudah mendapatkan SK PPPK, wajib mengembalikan honor guru kontrak. 

Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Jembrana Ni Nengah Wartini, Rabu (18/1/2022) mengungkapkan para guru kontrak dan honor yang sudah diterima PPPK, selama pemberkasan dan sebelum diangkat menjadi PPPK, statusnya tetap kontrak. Dan ketika sudah diangkat PPPK, maka otomatis statusnya sudah berhenti sebagai tenaga kontrak.

"Saat ini masih dalam proses pemberkasan yang lulus. Yang lulus tahap pertama sudah selesai, yang tahap kedua masih menunggu pemberkasan," kata Wartini.

Para guru kontrak yang lulus sebagai PPPK masih dialokasikan gaji sebelum diangkat menjadi PPPK. Dan ketika statusnya sebagai guru kontrak, masih dibayar dari alokasi anggaran gaji kontrak. Sedangkan guru honor diambil dari dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah). 

Para guru kontrak maupun honor yang lolos PPPK ini memang diwajibkan dan membuat surat pernyataan mengembalikan honor apabila sudah diangkat menjadi PPPK. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi dobel gaji nantinya. Sehingga nanti apabila sudah mendapat gaji dari PPPK, maka mengembalikan sebesar yang sudah diterima dari APBD.

"Karena sudah mendapat gaji sebagai PPPK di bulan yang sama," kata dia. 

Namun dalam klausul juga disebutkan, bilamana nantinya terhitung mulai tanggal (TMT) ditetapkan dan gaji didapat dari tanggal ditetapkan, maka tidak mengembalikan. Contohnya guru ditetapkan sebagai PPPK bulan Maret dan mendapat gaji PPPK saat itu juga, maka gaji yang didapat bulan sebelumnya tidak perlu dikembalikan.

Disebutkannya, dari hasil seleksi PPPK yang sudah dilakukan dalam dua tahap, total 938 formasi sudah terisi 609 formasi. Pada tahap pertama yang lulus sebanyak 369 guru dan tahap kedua 240 guru, sehingga masih sisa 329 formasi untuk tahap III.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar