Keluarga Korban Terseret Arus Sungai Kalibaru Kembali Gelar Doa Bersama

Ny. Putri Suastini Koster saat menghadiri doa bersama keluarga korban hilang akibat hanyut di arus Sungai Kalibaru

KBRN, Singaraja: Upaya pencarian terhadap korban hilang terseret arus sungai Kalibaru, Kelurahan Banyuning, Kabupaten Buleleng terus dimaksimalkan.

Hingga hari keempat, Selasa (18/1/2022) tim gabungan masih tetap siaga di Pelabuhan Tua Buleleng untuk mencari keberadaan Luh Wardani (48) dan Restini (9). Jalur niskala juga tak luput dilakukan pihak keluarga untuk membantu upaya pencarian.

Dari pantauan RRI, Selasa siang, doa bersama kembali digelar pihak keluarga di Pelabuhan Tua Buleleng dan turut diikuti Ibu Gubernur Bali, Nyonya Putu Putri Suastini Koster didampingi rombongan Tim Penggerak PKK Buleleng.

Sebelumnya doa bersama ditujukan untuk memohon petunjuk keberadaan korban sekaligus bermaksud agar korban cepat ditemukan.

“Kami berharap tentunya ada petunjuk mengarah pada penemuan korban. Kita berdoa bersama untuk semuanya cepat ditemukan,” ucap Suastini Koster.

Dikonfirmasi terpisah usai kegiatan doa bersama, Kadek Purna selaku paman dan kakek korban menuturkan, hingga kini belum ada tanda-tanda yang mengarah pada penemuan ibu dan anak tersebut. Namun dari petunjuk secara niskala keberadaan keduanya mengarah tidak jauh dari kawasan Pelabuhan Tua Buleleng.

“Rencananya besok kembali kami bakal tempuh jalan metuunang sesuai kepercayaan umat Hindu. Sebelumnya berdasarkan petunjuk orang yang bisa nerawang keduanya terpisah. Anaknya berada sekitar Pelabuhan Buleleng sementara Ibunya terbawa arus hingga ke timur,” jelasnya.

Sesuai informasi, korban pertama kali dinyatakan hilang terseret arus sungai Kalibaru, Kelurahan Banyuning, pada Sabtu lalu saat hendak menyeberang sungai untuk melaksanakan tugas kebersihan di kawasan Kalibaru. Peristiwa itu terjadi, saat arus sungai deras, datang dari arah hulu dan bermuara ke laut.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar