Satu Tahanan Kejari Jembrana Dinyatakan Sembuh

Tahanan Kejaksaan yang telah menjalani isolasi di Isoter Baluk menjalani rapid test antigen dan dipindahkan ke Rutan Kelas IIB Negara

KBRN, Negara : Satu dari tujuh tahanan Kejaksaan Negeri Jembrana yang terkonfirmasi positif Covid-19, Senin (17/1/2022) dinyatakan sembuh usai menjalani isolasi selama 10 hari. Tahanan kasus pidana umum ini, kemudian langsung di pindahkan ke rumah tahanan negara (Rutan) Kelas II B Negara setelah dari hasil rapid test antigen dinyatakan negatif.

Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejaksaan Negeri Jembrana Delfi Trimariono usai menyebutkan tahanan yang sebelumnya menjalani isolasi di isolasi terpusat di Hotel Hapel, Desa Baluk ini langsung dipindahkan ke Rutan Kelas II B Negara.

"Setelah menjalani rapid test antigen, hasilnya negatif dan kami geser ke rutan," kata pria asal Surabaya ini.

Dengan sudah sembuhnya satu tahanan kasus pencurian ini, maka masih ada enam tahanan Kejaksaan yang masih menjalani isolasi di Hotel Hapel.  Tahanan yang telah dipindahkan ke Rutan itu sudah menjadi tahanan pengadilan. 

Tahanan ini sebelumnya dinyatakan terkonfirmasi positif  Covid-19 saat hendak dilimpahkan ke pengadilan negeri (PN) Negara guna menjalani sidang. Usai dititip di sel Polsek Mendoyo dan dilakukan rapid test pada 7 Januari 2022 lalu, diketahui positif sehingga langsung ditindaklanjuti dengan menjalani isolasi.

Delfi menyebutkan tahanan lain yang masih di isolasi terpusat kondisinya sehat. Dan rencananya satu tahanan lagi, akan dipindah lagi lebih awal sekitar tanggal 21 Januari.

"Yang bersangkutan sudah menjalani sepuluh hari isolasi, sisanya nanti menyusul setelah sepuluh hari isolasi," tambah Delfi. 

Sementara itu terkait kasus terkonfirmasi positif Covid-19 tahanan ini dari hasil tracing dan testing sudah tidak ada tambahan terkonfirmasi positif. Total selain tujuh orang terkonfirmasi positif, terdapat empat orang petugas dan dua orang keluarga tahanan terkonfirmasi positif, sehingga totalnya ada 13 orang.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar