Tingginya Curah Hujan Berdampak Terhadap Kerusakan Fasilitas

KBRN, Singaraja : Berbagai fasilitas mengalami kerusakan di beberapa wilayah Buleleng akibat dampak curah hujan yang lebat akhir-akhir ini. Turunnya hujan tidak terjadi hanya di wilayah Buleleng, bahkan Bali, namun terjadi juga hampir di seluruh Wilayah Indonesia. Akibatnya, ada beberapa wilayah yang mengalami banjir, tanah longsor bahkan merenggut korban jiwa dan merusak fasilitas umum. Seperti di Desa Sepang Kelod Kecamatan Sukasada, senderan Paud Widi Darma yang tergerus air sehingga mengakibatkan jebol dengan kerugian diperkirakan 150 juta rupiah, disamping Pura Padmasana di SD Negeri 1 juga mengalami bencana yang sama dengan kerugian sebesar 50 juta rupiah.

Seijin Kapolres Buleleng, Kapolsek Busungbiu AKP. Nyoman Adika, saat dihubungi telpon selulernya Selasa (7/12/2021) pagi menghimbau kepada warga masyarakatnya agar lebih waspada dalam menghadapi perubahan cuaca ekstrim.

“Kepada seluruh masyarakat lebih waspada terhadap situasi perubahan cuaca ekstrim di wilayah Busungbiu yang curah hujannya cukup tinggi. Kami menghimbau kepada warga apabila curah hujan tinggi mungkin waspada untuk melakukan perjalanan, lihat situasi jangan sampai nanti terjebak ditengah jalan. Begitu juga untuk yang rumahnya ada dikemiringan atau ketinggian saat curah hujan tinggi bisa sementara berbagung dengan sanak keluarga yang rumahnya lebih aman,” himbaunya kepada warga.

Terkait kasus kriminalitas di wilayah hukumnya, Kapolsek Busungbiu Nyoman Adika menerangkan sudah ditindaklanjuti, dan dibandingkan dengan tahun 2020 lalu mengalami penurunan. Namun pihaknya tidak hanya tinggal diam, ungkap Nyoman Adika, segala bentuk pengaduan akan ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan atau aturan yang berlaku, sehingga kondisi di wilayah Busungbiu menjadi tentram, aman dan damai.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar