Hujan Disertai Angin Kencang, Sejumlah Bencana Terjadi di Bangli

KBRN, Bangli : Intensitas hujan yang tinggi dan disertai angin kencang yang terjadi,  mengakibatkan sejumlah bencana alam  Pohon tumbang dan tanah Longsor terjadi di sejumlah titik di Kabupaten Bangli Senin (06/11/2021). Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut  namun sejumlah bangunan warga rusak akibat tertimpa pohon.

Salah satu bencana alam pohon tumbang terjadi di Lingkungan Banjar Sulahan, Desa Sulahan, Kecamatan Susut Bangli. Pohon beringin kembar  yang sudah berusia ratusan tahun tersebut di ketahui tumbang sekitar pukul 04.40 Wita.

Kepala Lingkungan Banjar Sulahan I Nengah Rijasa mengungkapkan  tumbangnya pohon tersebut lantaran kondisi pohon yang sudah lapuk. Kejadian  tersebut menimpa bangunan garasi beserta mobil yang terparkir milik I Dewa Gede Muliawan.

“Dari semalem hujannya lebat, dinihari tadi juga angin cukup kencang karena lapuk kemungkinan tidak kuat menahan terpaan angin dan hujan sehingga tumbang ke dua arah ada tumbang ke aarah timur dan yang satunya ke arah barat. Yang tertimpa  garase mobil warga dan jaringan PLN,” tegasnya.

Selanjutnya di Kecamatan Bangli, tepatnya di Kelurahan Kubu. Senin (6/12/2021) dini hari dimana dahan sebuah dahan pohon milik Ketut Kandi (80) tumbang  menimpa atap rumah milik I Wayan Sukirman. Dampaknya atap bangunan kamar tidur korban mengalami rusak ringan. Nihil korban jiwa dan luka, sedangkan kerugian material diperkirakan Rp. 5 juta.

Selanjutnya di Kelurahan Kawan, pohon tumbang menuju Pura Raja Pati Banjar Kawan. Akibatnya akses jalan menuju pura tergangu. Kemudian di Desa Bunutin, tepatnya di Obyek Wisata Twin Hill dimana tanahnya longsor tergerus air hujan. Akibatnya akses jalan baru masuk objek sedikit terganggu. Sementara di wilayah Kecamatan Tembuku. Tanah longsor di jalur Jalan Peninjoan – Penarukan.

Saat dikonfirmasi RRI Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Bangli, I Ketut Agus Sutapa membenarkan sejumlah kejadian pohon tumbang dan longsor tersebut. Sebagai upaya penanganan, kata Agus sedang dikerjakan.

“Yang pohon tumbang kami koordinasikan dengan rekan PLN karena ada jaringan listrik yang kena. Upaya penanganan juga secara gotong royong dibantu warga sekitar dan unsur masing-masing kecamatan,” jelasnya. Sedangkan penanganan lainnya, pihaknya juga berkoordinasi dengan Dinas PU Bangli untuk menerjunkan alat berat.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar