Sosialisasi Germas Sehat di Desa Kerobokan

KBRN, Singaraja : Semua orang pasti mendambakan kondisi sehat. Untuk mewujudkan stamina prima tentunya ditentukan oleh pola hidup dan asupan serta lingkungan tempat kerja atuapun tempat tinggal. Oleh sebab itu dimasa pandemi Covid-19 seluruh masyarakat diwajibkan menerapkan protokol kesehatan dan pola hidup sehat agar tidak terpapar virus yang sudah mendunia ini.

Kegiatan Sosialisasi Gerakan Masyarakat Sehat (Germas) yang melibatkan masyarakat Desa Kerobokan, Kecamatan Sawan berlangsung Jumat (3/12/2021) siang di Balai Pertemuan.

Kepala Dinas Kesehatan Buleleng dr. Sucipto mengatakan, berbicara sehat tentunya sudah menjadi kebutuhan setiap orang, untuk mewujudkan tubuh menjadi sehat harus menerapkan PHBS disamping menerapkan Prokes secara ketat, melaksanakan 5 M agar terhindar dari paparan penyakit. Kadis Kesehatan mengajak seluruh lapisan masyarakat bijak menyikapi kondisi seperti ini.

“Pandemi ini sebenarnya kita mendapatkan hikmah yang banyak. Dengan pandemi ini mulai muncul rasa gotong royong di lingkungan desa. Jadi peran serta yang kita harapkan nanti. Karena bagaimanapun juga peran serta masyarakatlah yang paling bagus dan kita perlukan dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,” ucapnya.

Kegiatan Sosialisasi Germas di desa Kerobokan dihadiri anggota Komisi IX DPR-RI, Ketut Kariyasa Adnyana. Wakil rakyat dari PDI-P asal Desa Busungbiu ini mengajak masyarakat Buleleng khususnya Bali pada umumnya bijak menyikapi kondisi seperti sekarang ini terlebih pandemi belum berakhir, agar tetap menerapkan protokol kesehatan. Karena selama pandemi, menurut Karyasa Adnyana sudah banyak korban terpapar bahkan meninggal akibat terserang virus yang mematikan tersebut, untuk mengantisipasi terpapar Covid-19 terutama varian baru tentunya masyarakat diwajibkan tetap menerapkan prokes dan menjaga imun tubuh secara prima.

“Kita sekarang masih zona hijau tapi di daerah-daerah yang selama ini dengan tingkat prokes ketat dan vaksinasi tinggi banyak ada kasus Covidnya seperti Singapura, Eropa. Jadi jangan menganggap covid selesai. Apalagi Bali yang bergerak di sektor pariwisata berharap cepat pulih. Jadi agar segera pulih pariwisata dan perekonomian itu, terapkan prokes dan yang belum melakukan vaksinasi segera vaksin,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut Kariyasa Adnyana berkenan menyerahkan bantuan seratus paket beras serta paket bagi ibu hamil dan balita.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar