Percepatan Penanganan Covid-19, BINDA Bali Vaksinasi Massal di Jembrana

Vaksinasi massal yang digelar BINDA Provinsi Bali disertai dengan pemberian door prize dan bantuan
Vaksinasi massal yang digelar BINDA Provinsi Bali disertai dengan pemberian door prize dan bantuan

KBRN, Neara : Upaya percepatan penanganan Covid-19 di wilayah Kabupaten Jembrana, Badan Intelejen Nasional (BIN) Daerah Provinsi Bali menggelar Vaksinasi Massal di Kantor Desa Pengambengan, Kecamatan Negara, Sabtu (27/11/2021).

Kepala BIN Daerah Provinsi Bali, Brigjen Pol Hadi Purnomo didampingi Kapolres Jembrana, AKBP I Dewa Gde Juliana meninjau langsung vaksinasi masal yang dimulai sejak pukul 08.00 Wita.

Turut hadir dalam kegiatan diantaranya Dandim 1617/Jembrana, Wadan Mekanis 741/GN, Kadis Kesehatan Jembrana, seluruh Pejabat Utama Polres Jembrana, Camat Negara, Danramil 1617-01/Negara, dan Kapolsek Negara.

Kegiatan vaksinasi masal ini turut dimeriahkan dengan pembagian doorprize dari Badan Intelijen Negara (BIN) kepada warga masyarakat di Desa Pengambengan yang melaksanakan vaksinasi.

Sebelum dilaksanakan kegiatan vaksinasi, tim gabungan melakukan sidak vaksin Covid-19 di pintu gerbang keluar-masuk Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pengambengan dengan melakukan pemeriksaan apakah sudah vaksinasi Covid-19 atau belum. 

Bagi masyarakat yang belum divaksin Covid-19 ataupun yang baru vaksin Covid-19 tahap I langsung diarahkan untuk mengikuti vaksinasi yang dilaksanakan di Aula PPN Pengambengan, sedangkan untuk masyarakat yang sudah vaksinasi Covid-19 tahap II/lengkap dipersilahkan untuk melanjutkan perjalanan.

Selain itu dilaksanakan juga kegiatan Vaksin Covid-19 Door To Door dengan mendatangi rumah-rumah warga di Desa Pengambengan yang belum melaksanakan vaksin serta memberikan bantuan sembako kepada warga di Desa Pengambengan yang terdampak Covid-19.

Kabinda Bali Brigjen Pol Hadi Purnomo sangat mengapresiasi kegiatan ini karena dalam pelaksanaannya khususnya warga yang ada di Desa Pengambengan sangat antusias.

"Begitu juga dengan aparat terkait dari Dinas kesehatan, TNI, Polri, dan Pemerintah daerah selalu mendampingi," kata Hadi Purnomo.

Lebih lanjut Kabinda menyampaikan, di negara-negara lain bahwa masyarakatnya masih kurang dengan adanya kegiatan vaksinasi kemungkinan masih 50 persen dari masyarakatnya yang peduli dengan kegiatan tersebut.

"Kita jujur, kita sadar bahwa ini belum ada obatnya namun sesungguhnya obatnya yang paling bagus yang paling mantap yaitu dengan melaksanakan pencegahan salah satunya yaitu dengan pelaksanaan vaksin 1 dan 2," ujarnya. 

Dalam Vaksinasi Massal di Jembrana, BINDA menyediakan 1000 dosis vaksin sinovak dan 250 dosis vaksin astra bagi warga yang belum vaksin. 

"Ada berita-berita yang hoax tolong jangan diikuti apabila ada informasi yang tidak benar segera disampaikan kepada pihak terkait Kodim maupun Polres," ujar Hadi Purnomo.

Vaksinasi Massal ini merupakan kegiatan yang ke-11 kalinya dimana pelaksanaan kegiatan ini baik dari Denpasar, Badung, Buleleng, kemudian Jembrana, selanjutnya akan dilanjutkan di wilayah Karangasem dan Tabanan.

Menurutnya ini merupakan tugas dari program Badan Intelijen Negara, karena perintah dari pimpinan BIN diberikan vaksin dan juga diberikan anggaran untuk pelaksanaan vaksin tersebut dari 34 Provinsi. Semuanya melaksanakan dari bulan Nopember sampai bulan Desember dan kemungkinan pada bulan Januari akan dilaksanakan vaksinasi tahap ketiga.

Perwira tinggi bintang satu ini menambahkan kalau dilihat percapaian vaksin di wilayah Jembrana pada tahap pertama vaksin pertama 91,3% sedangkan vaksin yang kedua baru 73,8 persen.

"Kalau dilihat data tersebut Jembrana urutan ke-2 dari 8 Kabupaten dan 1 Kotamadya yang ada di Provinsi Bali. Kita harapkan selalu mengingatkan kepada pemerintah daerah dan juga aparat terkait dan saling membantu untuk meningkatkan kegiatan tersebut," jelasnya.

Kabinda Bali bersama Kapolres juga menyempatkan waktu untuk pemantauan dan pengecekan Vaksinasi Door To Door terhadap masyarakat di Dusun Munduk Desa Pengambengan dan di Kantor PPN Balai Pertemuan Nelayan Desa Pengambengan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar