Polisi Belum Tetapkan Tersangka Kayu Sonokeling

KBRN, Singaraja : Unit Reskrim Polsek Seririt masih terus melakukan pengembangan atas kasus dugaan ilegalloging, usai tim gabungan mengamankan puluhan batang kayu sonokeling disekitar rumah Ketut Darmawan di Dusun Lebah Mantung, Desa Pangkung Paruk, diduga selama ini menyimpan kayu jenis sonokeling hasil ilegalloging di wilayah hutan negara di desa Pangkung Paruk.

Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Gede Sumarjaya, Selasa siang mengatakan, saat ini kasus dugaan ilegalloging di desa Pangkung Paruk masih dalam penyelidikan, puluhan batang kayu diduga jenis sonokeling itu masih diamankan polisi sebagai barang bukti, meski demikian polisi belum berani memastikan apakah kayu itu diduga sonokeling itu merupakan hasil ilegalloging atau tidak.

"Masih pengembangan dan belum ada tersangka, karena untuk mendukung itu perlu bukti-bukti terhadap kayu ditemukan. Masih dikembangkan, apakah itu hasil ilegalloging atau tidak. Perlu ada keterangan saksi," jelasnya.

Sebelumnya, aparat desa Pangkung Paruk, Kecamatan Seririt dibantu anggota TNI dan Polsek Seririt, menggerebek kediaman Nyoman Tirta dan Ketut Darmawan di wilayah Dusun Lebah Mantung, Desa Pangkung Paruk, yang diduga menyimpan kayu jenis sonokeling hasil ilegalloging di wilayah hutan negara di desa Pangkung Paruk.

Dari hasil penggerebekan tersebut, berhasil diamankan puluhan batang kayu jenis sonokeling termasuk mengamankan tiga terduga pelaku diantaranya Ketut Darmawan (39), Made Santika (45) dan Kadek Angga (38) yang semua merupakan warga desa Pangkung Paruk. Terhadap tiga orang yang diduga sebagai pemilik kayu itu kini masih berada di Polsek Seririt untuk dapat dimintai keterangan lebih lanjut, terkait dugaan kasus ilegalloging.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00