Warga Banjar Tegal Ditemukan Gantung Diri

Istri pelaku menunjukan tempat suaminya melakukan aksi gantung diri

KBRN, Singaraja : Aksi gantung diri dilakukan Kadek Budi Suryawan (32) dan baru diketahui pada Kamis (21/10/2021) siang di rumahnya di Kelurahan Banjar Tegal yang sontak membuat kaget warga disekitarnya.

Menurut keterangan saksi sekaligus istri korban, Yuliawati Sri Ekasari, sebelum aksi itu dilakukan korban memaksa istri dan anak-anaknya untuk keluar dari kamar setelah menceritakan sepeda motor yang digunakan sehari-hari digadaikan.

Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Gede Sumarjaya saat dikonfirmasi Jumat (22/10/2021) membenarkan aksi bunuh diri yang dilakukan warga Banjar Tegal dan kasus tersebut belum diketahui motifnya, dimana korban telah ditemukan sudah tidak bernyawa.

“Korban dan istri korban sempat berkomunikasi di dalam kamar tidur pada pagi hari sekitar pukul 06.00 wita korban dan istri korban berkomunikasi seputaran sepeda motor yang biasa di gunakan oleh korban telah digadaikan oleh korban dan pukul 08.00 wita korban sempat mendorong istrinya untuk keluar dari dalam kamar tidur selanjutnya korban mengunci kamar tersebut dari dalam kamar,” jelas Sumarjaya.

Aksi gantung diri tersebut diketahui pertama kali oleh anak korban yang berteriak melihat ayahnya tergantung di jendela kamar tidur dan melihatnya dari luar kamar tidur.  Selanjutnya istri korban beserta paman korban langsung menuju kamar tidur korban dan karena pintu kamar  terkunci dari dalam, istri dan paman korban membuka paksa kamar dengan mendobrak pintu kamar sehingga membuat rusak pintu kamar dan gembok kamar korban juga rusak, dimana Istri dan paman korban melihan korban bergantung dengan selendang berwarna hijau dan biru di jendela kamar tidur rumah korban.

Dari peristiwa itu, pihak keluarga menolak untuk di lakukan otopsi pada jenazah dengan  membuat surat pernyataan iklas serta tidak mau dilakukan proses lebih lanjut dan menyatakan bahwa korban meninggal akibat murni gantung diri. Ini juga dikuatkan dari hasil pemeriksaan medis Puskesmas Buleleng I yang menyebutkan tidak ditemukan tanda tanda kekerasan di tubuh korban, terdapat bekas jeratan akibat ikatan pada leher, dari mulut korban mengeluarkan liur termasuk dari kemaluan korban mengeluarkan air seni.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00