KIS Tidak Aktif Peserta Harus Aktif Mengecek

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Buleleng, Putu Kariaman Putra

KBRN, Singaraja : Warga masyarakat peserta jaminan kesejahtraan sosial (JKN) kartu indonesia sehat (KIS) diharapkan rajin mengecek status kartunya, sehingga diketahui KIS masih aktif atau tidak. 

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Buleleng, Putu Kariaman Putra kepada RRI.co.id, Kamis (21/10/2021) pagi menyatakan pihaknya banyak menerima keluhan dari warga masyarakat, bahwa KIS-nya tidak aktif, tatkala mereka akan memanfaatkan KIS untuk berobat.

"Terkait dengan itulah warga pemegang KIS diharapkan selalu aktif mengeceknya ke BPJS, baik KISnya dimanfaatkan atau  tidak, sehingga jika diperlukan tidak kelabakan," ungkapnya.

Pengecekan status KIS bisa dilakukan di kantor desa atau lurah karena sudah dibentuk pusat kesejahtraan sosial (puskesos) di masing masing desa.

Kepala Dinas Sosial, Putu Kariaman Putra mengaku bekerja sama dengan BPJS untuk mengaktifkan KIS. Namun tidak bisa dilakukan dengan serta merta karena Buleleng belum 95 persen warganya masuk program JKN. Jumlah peserta KIS APBD maupun pusat di Kabupaten Buleleng hingga saat ini mencapai 500 ribu lebih dan bahkan tahun ini buleleng mendapat penambahan KIS APBN sebanyak 24 kepesertaan JKN KIS.                      

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00