Donor Darah di Areal Rutan Kelas IIB Negara

Aksi donor darah di areal Rutan Kelas IIB Negara dalam rangka Hari Dharma Karyadika
Aksi donor darah di areal Rutan Kelas IIB Negara dalam rangka Hari Dharma Karyadika

KBRN, Negara : Aksi donor darah yang diikuti puluhan orang digelar di areal Rumah Tahanan (rutan) kelas IIB Negara, Kamis (21/10/2021). Donor darah ini digelar dalam rangka Hari Dharma Karyadika 2021 rangkaian Kumham Berbagi dan Kumham Peduli. 

Rutan Kelas IIB Negara bekerjasama dengan UDD PMI Kabupaten Jembrana selama kurang lebih tiga jam melakukan donor darah di tempat parkir petugas rutan. Selain dihadiri Kepala Rutan Kelas II B Negara, Bambang Hendra Setyawan, donor darah ini juga dihadiri Kepala Dinas Sosial Jembrana, dr Made Dwipayana mewakili Bupati Jembrana. 

Selama tiga jam, donor darah diikuti 53 orang. Dimana dibagi 46 kantong darah yang berhasil diambil, 1 orang gagal dalam proses pengambilan darah dan 6 orang tidak lolos skrining awal. 46 kantong darah yang berhasil diambil terdiri dari 28 orang golongan darah O, 1 orang golongan darah AB, 9 orang golongan darah B dan 8 orang golongan darah A. 

Enam orang yang tidak lolos skrining disebabkan HB tinggi, HB rendah, tensi tinggi dan konsumsi obat sehingga tidak bisa dilakukan donor darah. Kepala Rutan Kelas IIB Negara, Bambang Hendra Setyawan disela-sela kegiatan, mengucapkan terimakasih atas antusias para tamu undangan yang hadir dan berkenan berpartisipasi.

Selain donor darah, kegiatan sosial dilanjutkan rangkaian kumham peduli dan kumham berbagi. Bakti sosial kepada masyarakat terdampak covid-19 di lingkungan BB Agung, Kecamatan Negara. Sebanyak 50 paket bantuan sosial dibagikan kepada masyarakat yang terpusat di ruang Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Rutan Negara.

Sebelumnya koordinator Baksos Rutan Negara juga telah melaksanakan koordinasi dengan kepala lingkungan BB Agung untuk memberikan 50 kupon yang dapat ditukarkan pada Kamis (21/10/2021) mulai dari pukul 10.00 sampai 15.00 wita di ruang PTSP.

"Paket bansos yang diberikan terdiri dari kebutuhan pokok berupa beras, minyak dan telur yang dananya terkumpul dari dana sukarela pegawai rutan," kata Bambang Setyawan. 

Selain itu juga dilakukan penyuluhan hukum bagi 32 orang warga binaan yang diberikan oleh tim penyuluh hukum Divisi Pelayanan Hukum dari Kanwil kemenkumham Bali. Dalam acara penyuluhan hukum yang bertempat di Aula GWK tersebut dijelaskan tentang pengertian HAM, penjelasan tentang implementasi HAM dalam kehidupan sehari hari, pelanggaran HAM, serta macam macam pelanggaran HAM.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00