Longsor di Terunyan, Ribuan Warga di Dua Desa Terisolasi

KBRN, Bangli : Selain menelan dua korban jiwa dan korban luka di Desa Terunyan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, longsor yang terjadi akibat gempa Sabtu (16/10/2021) dini hari juga mengakibatkan ribuan warga di dua desa terisolasi.

Kepala DesaTerunyan I Wayan Arjana mengungkapkan, selain longsor yang menghantam rumah warga, longsor juga terjadi di tiga titik di jalur Desa Buahan menuju Desa terunyan. Material longsor bebatuan disertai tanah menutup semua badan jalan sehingga tidak bisa dilalui kendaraan.

“Selain disini ada tiga titik longsor, diantaranya di Desa Abang Batu Dinding dan perbatasan Desa Buahan, sama sekali tidak bisa dilalui kendaraan bermotor," ungkapnya.

Arjana menambahkan, hal tersebut membuat ribuan warga dua desa yakni Desa Abang Batu Dinding dan Terunyan terisolasi. Sementara untuk warga hanya bisa menyeberang dengan memanfaatkan jalur danau.

“Selain jalan, listrik juga mati, kami berharap longsoran yang menutup akses jalan bisa dibersihkan oleh pihak terkait. Sehingga kami bisa melakukan aktivitas perekonomian dan yang lainnya,” imbuhnya.

Sementara Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Bangli, I Ketut Agus Sutapa mengungkapkan, tim gabungan dari TNI, Kepolisian dan BPBD telah berupaya melakukan pembersihan material longsor. Namun lantaran kondisi tebing yang masih labil pembersihan terpaksa dihentikan.

“Kami upayakan semaksimal mungkin, tapi tadi baru beberapa menit kita mengevakuasi material longsor sudah kembali terjadi longsor kecil saat alat berat bekerja. Selain itu ditambah sempat terjadi hujan, sehingga demi keselamatan terpaksa kita hentikan,” ungkapnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00