Sekda Suyasa Monitoring Penerapan “PeduliLindungi” di Perkantoran

KBRN, Singaraja : Seluruh SKPD Lingkup Pemkab Buleleng wajib memasang QR Code PeduliLindungi pada pintu masuk kantor sebagai screening awal pencegahan penyebaran Covid-19. Hal tersebut sesuai dengan instruksi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Bali. Terkait itu, Selasa, (21/9/2021) Sekretaris Daerah Kabupaten Buleleng, Gede Suyasa melakukan monitoring ke tiga SKPD.

Dalam kunjungannya, Sekda Suyasa menilai masih diperlukan penyempurnaan lebih lanjut dalam menerapkan aplikasi PeduliLindungi. Terutama pada perkantoran yang memiliki fungsi pelayanan kepada masyarakat. Sekda Suyasa menegaskan kepada operator atau penjaga pintu masuk pelayanan publik untuk secara ketat mengawasi masyarakat yang ingin mengajukan permohonan. Bilamana hasil screening PeduliLindungi berstatus hijau, maka masyarakat boleh masuk dan menerima pelayanan.

Selain itu, Sekda Suyasa juga telah meminta Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Buleleng untuk memasang aplikasi PeduliLindung di seluruh sekolah di Kabupaten Buleleng. Hal ini dilakukan untuk memaksimalkan pencegahan penularan Covid-19.

“Semua guru yang sudah vaksin dua kali boleh mengajar di kelas, jika hanya satu kali vaksin tidak boleh ke sekolah. Termasuk juga para orang tua dan tamu yang datang wajib screening aplikasi PeduliLindungi,” tegasnya.

Nantinya penerapan aplikasi ini juga akan berlaku pada jenis pelayanan publik lainnya, seperti di swalayan, mall, toko-toko modern dan daerah wisata.

Turut hadir mendampingi Sekda Buleleng, Kepala Pelaksana BPDB Buleleng, Putu Ariadi Pribadi, Kadis Kominfosanti Buleleng, Ketut Suwarmawan, dan Kasat Pol PP Buleleng, I Putu Artawan dengan sasaran monitoring BPKPD Buleleng, DPMPTSP Buleleng, dan Disdukcapil Buleleng.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00