Pasca Dibuka Personel Kepolisian Perketat Pengamanan di Objek Wisata

KBRN, Bangli : Pasca dibukanya sejumlah Kawasan Objek Wisata di Kabupaten Bangli, personil Polres Bangli beserta Polsek jajaran mulai memperketan pengawasan di objek wisata. Hal tersebut dilakukan dalam rangka mengawasi pelaksanaan prokes dan mengantisipasi kerumunan guna mencegah gelombang Penyebaran covid-19.

Saat di konfirmasi melalui sambungan telepon Senin (20/09/2021), Kapolres Bangli  AKBP. I Gusti Agung Dhana Aryawan mengungkapkan,  sejak dibukanya objek wisata Kintamani, Penglipuran dan yang lainya memang mulai terjadi peningkatan kunjungan namun belum signifikan. Dengan kondisi tersebut personel kepolisian mulai memperketat pengawasan di semua objek wisata.

“Hampir di semua obyek wisata yang telah dibuka kita lakukan pengawasan ketat oleh personel Polsek jajaran beserta Polres.  Nah untuk di kawasan Kintamani kita lakukan pengamanan khusus, dimana seluruh anggota Polres dibagi menjadi empat kelompok  untuk melakukan pengamanan di hari libur seperti Sabtu dan Minggu. Sementara seperti Penglipuran, Tukad Cepung dan yang lainya dilakukan oleh masing-masing Polsek,” ujarnya.

Kapolres menambahkan, selain personil Kepolisian pengawasan juga dilakukan bersama instansi terkait seperti TNI, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan. Mereka melakukan pengawasan terkait pelaksanaan protokol kesahatan dan mengantisipasi kerumunan di setiap objek wisata.

“Seperti di restoran Kintamani atau di objek wisata lain jika pengunjungnya ramai kita ingatkan pemilik atau pengelola agar mengingatkan pengunjung supaya menjaga jarak.  Atau memang jika terlalu ramai kita alihkan wisatawan untuk berkunjung ke tempat lain,” imbuhnya.

Sementara disinggung soal penerapan sertifikat vaksin pihakanya menyampaikan, jika setiap melakukan pengawasan dan operasi yustisi petugas juga memeriksa kelangkapan sertifikat vaksin wisatawan. Jika nantinya tidak mampu menunjukkan akan diarahkan untuk putar balik.

“Jika memang dalam operasi yustisi wisatawan yang berkunjung tidak melengkapi diri dengan sertifikat vaksin kita arahkan untuk putar balik. Kita juga sudah menghimbau semua objek wisata untuk mendowload aplikasi PenduliLindungi. Kami dari kepolisian berharap meskipun kasus sudah turun, masyarakat tetap disiplin dalam penerapan prokes agar pandemi ini bisa kita kendalikan bersama-sama,” pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00