Pemkab Buleleng Raih 2 Penghargaan Tingkat Provinsi Bali

Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Buleleng, Ketut Suweca

KBRN, Singaraja : Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Buleleng berhasil meraih 2 penghargaan bergengsi di tingkat Provinsi Bali. Kedua Penghargaan tersebut yakni Juara I Lomba Perpustakaan untuk Umum (Desa/Kelurahan) dan Juara Harapan II Lomba Bertutur bagi Siswa-Siswi Sekolah Dasar (SD).

Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Buleleng, Ketut Suweca, Jumat (17/9/2021) lalu mengatakan, proses perjalanan lomba ini cukup panjang. Sebelum ke provinsi, terlebih dahulu Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah menyelenggarakan lomba perpustakaan desa/kelurahan tingkat kabupaten. Dalam lomba tingkat kabupaten, setiap kecamatan diwakili 1 perpustakaan desa/kelurahan setempat.

"Jadi ada sembilan perpustakaan yang menjadi peserta dalam lomba di tingkat Kabupaten Buleleng, dan juara I diperoleh Perpustakaan Ganesha dari Desa Pengulon Kecamatan Gerokgak yang sekaligus mewakili Kabupaten Buleleng di tingkat provinsi. Dari proses penilaian itu kita akan melakukan perankingan, siapa yang terbaik dan mendapatkan juara di tingkat kabupaten. Nantinya yang mendapat juara I yang akan kita sertakan dalam lomba di tingkat provinsi. Beruntung kita mendapatkan juara I di tingkat provinsi yang pada saat itu, Kabupaten Buleleng diwakili oleh Perpustakaan Ganesha dari Desa Pengulon Kecamatan Gerokgak," ungkap Suweca.

Sementara itu untuk Lomba Bertutur, Kadis Suweca menjelaskan, pihaknya menunjuk Made Nesyan Acharya Nandha dari SD No. 4 Kampung Baru untuk mengikuti lomba mewakili Kabupaten Buleleng di tingkat provinsi. Pada kesempatan itu Nesyan berhasil meraih juara harapan II tingkat provinsi.

“Jadi yang kita lakukan adalah mendampingi mereka sehingga dari sisi kompetensi SDM, pemahaman terhadap perpustakaan, dari sisi koleksi dan kerjasama akan kita dorong, sehingga banyak pihak yang membackup perpustakaan itu sendiri. Karena perpustakaan itu bagaimana bisa bermanfaat bagi sekelilingnya. Misalnya di Perpustakaan Pengulon itu yang dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar untuk membaca di sela kegiatannya, itu yang namanya perpustakaan bersifat influsi sosial,“ ujarnya.

Terkait tentang proses penilaian lomba, Suweca menerangkan bahwa tim dari Dinas Arsip dan Perpustakaan Provinsi Bali langsung terjun ke lokasi untuk melakukan penilaian. Dimana lomba ini telah diselenggarakan dari tanggal 2 Agustus 2021 dan diikuti oleh seluruh kabupaten/kota se-Bali. Untuk penyerahan hadiah lomba dilaksanakan pada tanggal 15 September 2021 di Aula Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Bali. Hadiah diserahkan langsung oleh Plt. Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Bali, Luh Ayu Aryani.

"Dengan keberhasilan ini agar kita selalu semangat untuk membangun, menguatkan dan menjaga kehadiran perpustakaan. Sehingga akan tersedia perpustakaan-perpustakaan yang membuat masyarakat bisa berkembang tingkat literasinya, kecerdasan dan pengetahuannya dari membaca," tutup Suweca.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00