Fraksi PDIP Jembrana Tegaskan Tak Menghambat Program 

KBRN, Negara : Fraksi PDI Perjuangan yang memiliki kursi mayoritas di DPRD Jembrana menegaskan tidak ada menghambat program Bupati dan Wakil sesuai misi dan visi yang disampaikan selama ini. Justru fraksi meminta kepada Bupati dan Wakil Bupati agar program program/janji yang sudah di sampaikan dalam kampanye dapat direalisasikan. 

"Kami mendukung program Bupati dan Wakil, lima program strategis silakan dijalankan baik itu yang  Tibu Kleneng, Rambut Siwi dan lainnya. Tidak ada menghambat," kata Ketua Fraksi PDI P DPRD Jembrana, I Ketut Sudiasa, Jumat (17/9/2021). 

Hal ini untuk menjawab adanya anggapan bahwa Fraksi PDI P tidak menandatangani KUA/PPAS sehingga menghambat. Menurutnya, dalam rapat pembahasan RAPBD 2022, Selasa (14/9/2021) lalu bersama TAPD, Fraksi PDIP menekankan tiga poin. Pertama, terkait kesehatan, Fraksi PDI Perjuangan dengan tegas meminta dana  premi jaminan kesehatan (BPJS Kesehatan) bagi masyarakat agar tetap dipertahankan. Sehingga semua masyarakat ringan biaya pengobatan seperti sebelumnya. Serta terkait capaian Universal Health Coverage (UHC) tetap terjaga. 

Poin kedua, berkenaan di sektor pendidikan, FPDIP meminta agar anggaran dinaikan atau ditambah lagi Rp 20 Miliar. Ini didasari fakta banyaknya bangunan gedung SD dan SMP yang mengalami kerusakan. 

"Kami mengharapkan agar perbaikan fisik sekolah dilakukan. Kita meminta tambah Rp 20 miliar untuk perbaikan sekolah," tambah Dewan asal Baler Bale Agung ini. 

Dan ketiga, terkait kenaikan uang bantuan parpol dari Rp. 3.500 menjadi Rp.7.000 per suara sah hasil pemilu legislatif. Menurutnya ini penting karena salah satu tujuan digunakan untuk memberikan pendidikan politik masyarakat Jembrana. Perlunya pendidikan politik agar masyarakat Jembrana lebih melek politik.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00