Gerai Vaksin Presisi Polres Bangli Pecahkan Tekor Tertinggi

KBRN, Bangli : Gerai Vaksin Presisi Polres Bangli terus digencarkan. Pelaksanaan Gerai Vaksin Presisi ini, tidak hanya dipusatkan di Mapolres Bangli saja, melainkan juga digelar hingga ke desa-desa. Mengingat masih banyak warga di desa-desa yang tercecer belum terlayani vaksinasi dari pemkab sebelumnya. Seperti pelaksanaan gerai vaksin di Desa Kayubihi memecahkan rekor tertinggi capaian vaksinasi sebanyak 2.000 orang dalam sehari.

"Untuk mendukung percepatan penuntasan pelaksanaan vaksinasi di Kabupaten Bangli, kami dari Polres Bangli kembali dan terus melaksanakan gerai vaksin presisi guna menyasar atau melayani mereka (warga) yang tercecer, yang belum mendapatkan vaksin sebelumnya," jelas Kapolres Bangli, AKBP I Gusti Dhana Aryawan, dikonfirmasi Kamis (16/09/2021).

Disinggung capaian tertinggi, AKBP Agung menerangkan jika biasanya dalam sehari capaian vaksinasi yang digelar oleh Polres Bangli hanya mampu melayani 600 sampai 700 orang. Terkait yang di Kayubihu, lanjutnya, dikarenakan antusias masyarakat setempat memang sangat tinggi.

“Di Desa Kayubihi kita layani dua banjar, Kayang dan Banjar Kayubihi. Dari capaian 2.000 dalam sehari itu, kita mengerjakannya sampai pukul 12 malam yang dilakukan oleh dua tim,” jelasnya.

Secara rinci disampaikan, dalam satu tim terdiri dari 14 personel untuk tenaga screening, vaksinator, operator dan dibantu tenaga lainnya. Dari dua tim yang dikerahkan itu, satu tim murni dari Polres Bangli dan satu tim lainnya gabungan dari unsur Bhayangkari, ada juga guru sebagai operator dan nakes lainnya. Dengan kata lain, satu tim bisa melayani 1.000 orang.

“Kalau dihitung, dalam satu tim ada dua vaksinator. Maka satu vaksinator mampu melayani hingga 500 orang yang divaksinasi dalam sehari. Itu pencapaian yang sangat tinggi. Karena biasanya yang bikin lama, adalah input data dan print hasil. Rekor 2.000 dalam sehari tersebut sejatinya juga telah dibatasi. Sebab, kalau dilayani terus, dari sisi waktunya kita tidak bisa tercapai,” bebernya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00