Hakim Terpapar Covid-19, PN Singaraja Dibuka Terbatas

KBRN, Singaraja: Agenda persidangan di Pengadilan Negeri Singaraja dipastikan dalam sepekan tidak dilakukan menyusul adanya seorang hakim terkonfirmasi Covid-19 dan juga berimbas dengan belasan hakim lainnya dan puluhan staf serta panitera di PN Singaraja, masih menunggu hasil uji usap (swab) secara mandiri.

Humas Pengadilan Negeri Singaraja, Nyoman Dipa Rudiana, Selasa (3/8/2021) pagi mengatakan, untuk sementara dilakukan penundaan agenda sidang sebagai upaya untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19, namun pelayanan pendaftaran upaya hukum dibuka secara terbatas.

“Diliburkan dulu selama satu minggu, sampai dengan 6 Agustus tidak ada pelayanan berupa, sidang-sidang tidak ada terus kecuali untuk perkara-perkara yang banding, kasasi, PK ada pengecualian diberikan kebijaksanaan untuk diterima, PTSP tetap buka tapi pelayanannya terbatas,” ucap Dipa Rudiana.

Berdasarkan data yang dikumpulkan, ada sekitar 150 perkara baik perdata, pidana, maupun permohonan yang terpaksa harus ditunda pelaksanaan persidangannya dan dijadwalkan ulang, namun untuk sejumlah persidangan yang sifatnya mendesak, seperti perkara pidana yang masa penahanan terdakwa akan habis akan tetap disidangkan secara daring.

Sebagai langkah lanjutan untuk meniadakan resiko penyebaran Covid-19 di areal PN Singaraja dilakukan strerilisisasi secara menyeluruh termasuk pembatasan akses dari luar yang nantinya dilakukan petugas secara khusus. Sementara, terkait dengan hakim yang positif terpapar Covid-19 tersebut telah menjalani isolasi mandiri di tempat tinggalnya di Singaraja hingga 14 hari kedepan termasuk saat ini belasan hakim dan panitera, serta staf di PN Singaraja telah diintruksikan untuk melakukan test swab secara mandiri.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00