Konsumen Harus Cermat Berbelanja Online

Ilustrasi transaksi online

KBRN, Singaraja : Penjualan secara online baik makanan maupun barang saat ini sudah semakin marak di semua produk termasuk kosmetik.

Seiring makin berkembangnya teknologi komunikasi dan informasi, penjualan semua jenis barang dan makanan, kata Kepala Loka Pengawas Obat dan Makanan (POM) Kabupaten Buleleng, Made Ery Bahari Hantana bisa dari mana saja, terlebih disaat pandemi virus corona saat ini.

Badan POM selaku pengawas obat dan makanan, kata Ery Bahari tetap memberikan informasi dan edukasi baik kepada pelaku usaha maupun kepada konsumen ataupun kepada masyarakat, guna menghindari berbagai resiko kerugian materiil maupun kesehatan akibat pembelian suatu produk secara online. Bahkan Badan POM juga telah melakukan perjanjian kerjasama dengan sejumlah marketplace, agar mereka lebih cermat menentukan dan memantau siapa yang pantas untuk berjualan dilapaknya masing-masing.

“Secara nasional kita dari Bada POM sudah melakukan MoU dengan marketplace-marketplace, seperti bukalapak kita sudah melakukan MoU agar mereka lebih cermat lagi memantau siapa yang memang masuk disana untuk berjualan dilapaknya masing-masing. Secara terbuka kami juga di media sosial, informasi dimedia media di tv, di youtube dan sebagainya kami sudah sering menginformasikan dan harus semua waspada bagi pelaku usaha agar jangan menjual produk-produk tanpa izin edar dan konsumen harus selalu melakukan ceklik,” kata Ery Bahari, Jumat (23/7/2021).

Selama ini yang sering ditemukan pada peredaran barang dan makanan adalah produk produk tanpa izin edar dan konsumen harus cerdas untuk membeli produk.  Menurut Ery Bahari, pihaknya tidak bisa membatasi penjualan yang dilakukan secara online.

“Badan POM hanya bisa memantau dan jika ditemukan pelanggaran tentu akan dilakukan penindakan,” pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00