Pengendara Dilarang Berhenti di Jembatan Shortcut Pegayaman

KBRN, Singaraja : Pengendara kendaraan bermotor, baik roda dua maupun roda empat sangat dilarang untuk berhenti di Jembatan Shortcut Pegayaman terlebih lagi untuk memarkir kendaraan ditempat tersebut.

Larangan berhenti atau parkir kendaraan di Jembatan Shortcut Pegayaman disebabkan dengan kondisi jalan yang berbahaya termasuk dari kajian yang dilakukan Dikyasa Sat Lantas Polres Buleleng pada lokasi itu memiliki potensi bahaya kecelakaan lalu lintas. Kasat Lantas Polres Buleleng, Iptu Anton Suherman, Sabtu pagi mengungkapkan, langkah-langkah antisipasi yang telah dilakukan terhadap pemanfaatan jalur Shortcut, utamanya diatas jembatan sebagai tempat berhenti kendaraan maupun parkir.

“Disana juga sudah ada rambu-rambu larangan yang memang tidak diperuntukan untuk parkir karena itu sangat berbahaya sekali dan shortcut disini gunanya untuk sebagai jalan pintasan untuk kelancaran dari kendaraan yang melintas. Jadi kita koordinasi dengan Polsek setempat melakukan patroli secara terjadwal yag sifat berkoordinasi dalam melakukan pencegahan,” jelasnya.

Peningkatan patroli di lokasi Jembatan Shortcut Pegayaman juga dilakukan secara bertahap pada jam-jam khusus oleh Polsek Sukasada dan Sat Lantas Polres Buleleng, namun dengan rambu larangan yang telag terpasang termasuk peringatan dan himbauan, polisi masih menemukan pada lokasi itu dijadikan sebagai tempat pemberhentian kendaraan.

Meski masih adanya pelanggaran, Sat Lantas Polres Buleleng masih lebih mengdepankan upaya pembinaan dengan memberikan teguran maupun peringatan secara langsung agar tidak menempatkan kendaraan di jalur larangan itu dan apabila tidak dipatuhi atau melakukan perlawanan, upaya penindakan secara tilang akan diterapkan secara tegas.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00