Satgas Covid-19 Buleleng Genjot Vaksinasi di Kecamatan Seririt dan Busungbiu

KBRN, Singaraja: Demi menuntaskan vaksinasi dan percepatan penanganan Covid-19, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng terus menggenjot pelaksanaan vaksinasi di Kecamatan Seririt dan Busungbiu.  Terkait itu, Kamis (18/6/2021) kemarin Pemkab Buleleng bersinergi dengan Polda Bali dan Polres Buleleng melaksanakan vaksinasi di Desa Lokapaksa, Kecamatan Seririt dan Desa Tista, Kecamatan Busungbiu sebagai tindak lanjut program vaksinasi tuntas kecamatan.

Lebih lanjut, tercatat di Desa Lokapaksa, Kecamatan Seririt sebanyak 719 orang telah menjalani vaksinasi pada dua lokasi yaitu Balai Desa Serba Guna dan SD Negeri No. 2 Lokapaksa. Sebagian besar masyarakat yang datang telah tervaksin sejumlah 88,66% dari keseluruhan yang hadir, sedangkan yang lainnya ditunda karena tidak lolos proses screening.

Sementara itu, di Desa Tista, Kec. Busungbiu, tercatat 671 orang telah menjalani vaksinasi. Jumlah tersebut merupakan 89,11% dari keseluruhan masyarakat yang hadir. Vaksinasi tersebut dilakukan di Arena Desa Tista.

Terkait perkembangan harian penanganan Covid-19 di Kabupaten Buleleng, tercatat pada Jumat, (18/6/2021) sebanyak 8 orang dinyatakan sembuh setelah dirawat secara intens oleh Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Buleleng. Rinciannya, 8 orang tersebut tersebar di Kecamatan Seririt 4 orang, dan masing-masing 1 orang dari Kecamatan Sawan, Kubutambahan, Buleleng, dan Banjar.

Selain itu, pada hari ini juga terdapat 5 orang terkonfirmasi baru yaitu 1 orang dari Kecamatan Gerokgak dan 4 orang dari Kecamatan Banjar. Sedangkan untuk kasus kematian di Buleleng mengalami peningkatan 2 orang.

"Berdasarkan perkembangan di atas, jumlah kumulatif kasus konfirmasi di Buleleng sebanyak 4.094 orang dengan rincian; sembuh 3.872 orang, meninggal 176 orang, sedang dirawat di Buleleng 45 orang, dan sedang dirawat di luar Buleleng 1 orang. Sedangkan kasus suspek kumulatif di Buleleng sebanyak 4.757 orang dan kontak erat kumulatif di Buleleng sebanyak 21.334 orang," pungkas Ketut Suarmawan. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00