Polisi Identifikasi Ayah Biologis di Desa Tista Busungbiu

Kasubag Humas Polres Buleleng, Gede Sumarjaya

KBRN, Singaraja: Berdasarkan rangkaian proses penyidikan yang telah dilakukan Unit PPA Sat Reskrim Polres Buleleng akhirnya telah mengidentifikasi ayah biologis bayi yang ditemukan tanpa tangan dan meninggal dunia di Desa Tista Kecamatan Busungbiu.

Melalui pengembangan kasus dan proses penyidikan yang dilakukan secara bertahap, Unit PPA Sat Reskrim Polres Buleleng akhirnya mendapatkan keterangan ayah bilogis dari bayi yang dibuang dan ditemukan tanpa kedua tangan di sebuah gang di Dusun Munduk Tengah, Desa Tista Kecamatan Busungbiu.

Dalam pemeriksaan terhadap pelaku pembuang bayi sekaligus ibu bayi itu, RS yang berusia 22 tahun diketahui ayah biologis sang bayi adalah mantan pacarnya berinisial KAA yang berusia 23 tahun.

Kasubag Humas Polres Buleleng, Iptu Gede Sumarjaya, Selasa siang mengatakan, dengan pengakuan dari pelaku tersebut polisi berencana akan melakukan pemanggilan terhadap terduga ayah biologis bayi tersebut.

“Terhadap perkembangan kasus ini sudah dilakukan beberapa saksi yang sudah diperiksa termasuk ibu bayi yang melahirkan ini, berdasarkan keterangan ibu bayi yang melahirkan ini bahwa bayi dalam kandungan akibat persetubuhan yang dilakukan dengan mantan pacarnya dan mantan pacarnya yang berinisial Kadek AA ini beralamat dari desa yang sama, dalam waktu dekat akan direncanakan pemanggilan,” ungkapnya.

Disisi lain juga disebutkan, polisi sendiri masih menunggu hasil pemeriksaan secara medis berkaitan dengan penyebab kematian bayi yang ditemukan tanpa kedua tangan itu, namun keterangan medis berupa hasil visum et repertum masih menunggu secara resmi dari RSUD Kabupaten Buleleng.

Sementara, RS sebagai pembuang bayi masih diamankan ditempat yang khusus termasuk melakukan penguatan psikologi, namun demikian polisi tetap menjerat pelaku RS dengan Pasal 181 KUHP dengan ancaman hukuman penjara selama lamanya 9 bulan, dimana pelaku menyembunyikan atau menghilangkan mayat dengan maksud untuk menyembunyikan kelahiran atau kematian orang tersebut.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00