Pekerja Terjepit Besi 4,5 Jam Saat Bongkar Tower

Korban pekerja bongkar tower yang terjepit besi di ketinggian 10 meter dievakuasi petugas gabungan SAR, BPBD dan Brimob

KBRN, Negara : Tim gabungan dari Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Pos Jembrana, BPBD dan Brimob, Selasa (4/5/2021) malam mengevakuasi seorang pekerja Tower yang terjepit besi saat membongkar menara. Korban asal Kediri, Rudi Mulyono (38) mengalami luka serius pada tangan kanannya hingga nyaris putus akibat terjepit di antara besi menara. 

Korban yang dilaporkan mengalami kecelakaan kerja sejak pukul 17.30 Wita, itu tersangkut di atas tower dengan ketinggian sekitar 10 meter selama empat jam. Sebelum akhirnya korban bisa diturunkan tim penyelamat menggunakan alat khusus.

Kapolsek Kota Jembrana, Iptu Putu Budi Santika mengatakan diduga korban mengalami kecelakaan kerja akibat salah satu seling tower putus. Saat itu, korban bersama rekannya hendak membongkar menara di belakang areal Kantor Telkom Jembrana. Namun belum selesai seluruh bagian tower dibongkar, tiba-tiba tower turun diduga akibat tali seling putus. Sehingga korban yang sedang berada di pucuk tower ikut turun dan tangan kanannya terjepit di antara besi. 

“Kecelakaan kerja, korban bisa dievakuasi dan kondisinya sadar. Tetapi bagian tangan kanan baik jari maupun pergelangan tangan, hancur. Sudah langsung dievakuasi ke RSU Negara,” terang Kapolsek.

Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, namun dipastikan ini merupakan kecelakaan kerja. 

Koordinator Pos SAR Jembrana, Dewa Hendri, mengatakan proses evakuasi hingga empat jam lantaran petugas kesulitan peralatan untuk mengurai besi yang menjepit korban. Petugas juga mendatangkan mobil tangga guna memudahkan evakuasi karena korban terjepit di ketinggian sekitar 10 meter. Proses evakuasi menurutnya melibatkan sejumlah instansi selain dari SAR, juga BPBD dan Brimob serta Kepolisian. Korban mengalami luka berat di bagian tangan kanan yang terjepit.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00