Lonjakan Keluar Bali, Pos Penyekatan Dipercepat di Negara

Antrean di loket Pelabuhan Gilimanuk pada Senin malam
Pos Penyekatan di Terminal Negara jalan Denpasar-Gilimanuk

KBRN, Negara : Dua hari menjelang larangan mudik, 6 Mei 2021, lonjakan penumpang keluar Bali melalui Pelabuhan Gilimanuk terjadi. Dalam sehari pada Senin (3/5/2021) hingga Selasa (4/5/2021) pagi jumlah orang keluar Bali mencapai 22 ribu orang. Selain itu ada 4000 lebih sepeda motor juga keluar Bali ke Jawa. 

Menyikapi kondisi tersebut, Polres Jembrana Selasa (4/5/2021) sore mulai mengaktifkan Pos Penyekatan terpadu di Terminal Negara, jalan Denpasar-Gilimanuk. Atau sekitar 30 kilometer dari Pelabuhan Gilimanuk. 

Kapolres Jembrana, AKBP I Ketut Gede Adi Wibawa, SIK mengatakan dioperasikannya Pos Penyekatan di Terminal Negara ini melihat situasi di Gilimanuk sebelum larangan mudik terjadi lonjakan jumlah penumpang. 

"Jadi disini (pos penyekatan) kita buka untuk memeriksa bukti screening COVID-19 baik geNose, rapid antigen maupun PCR bagi pelaku perjalanan yang hendak keluar Bali khususnya bus dan travel,” kata Kapolres.

Sesuai aturan pengetatan syarat perjalanan sebelum larangan mudik 6 Mei sampai 17 Mei 2021. Apabila semua syarat protokol kesehatan lengkap, masih diperbolehkan melanjutkan perjalanan. Tetapi bila belum, maka diminta kembali untuk melengkapi.

Sedangkan mulai Kamis (6/5/2021) nanti sudah dimulai larangan mudik. Seluruh kendaraan pribadi dan orang pemudik tidak diperbolehkan melintas dan pos-pos penyekatan yang sudah direncanakan di sejumlah titik termasuk di Cekik mulai dioperasikan.

Dari data yang dihimpun, jumlah orang yang keluar Bali selama empat hari sejak 1 Mei hingga 4 Mei 2021, untuk orang yang keluar Bali mencapai 68.792 orang, roda dua (sepeda motor) 11.243 unit dan mobil pribadi (R4) mencapai 4.407 unit.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00