Tak Patuhi Prokes, Disanksi Push-up

Salah satu pelanggar protokol kesehatan disanksi push-up

KBRN, Negara: Tim penegakan disiplin protokol kesehatan (Prokes) Covid-19 Jembrana menggelar operasi hingga ke jalan-jalan pelosok desa dan kelurahan.

Sejumlah warga yang kedapatan tidak mematuhi prokes, terutama tak mengenakan masker diberikan sanksi oleh petugas. Selain denda, beberapa warga diberikan pembinaan dan sanksi push-up. Seperti saat operasi digelar di jalan Danau Buyan, Kecamatan Negara, Senin (19/4/2021). 

Para pelanggar tanpa masker menjalani sanksi fisik ditempat dengan diminta push-up 15 kali. Hal ini diberikan untuk efek jera lantaran tak mengenakan masker dan tidak membayar denda sesuai peraturan. 

Dalam operasi di jalan lintas desa/kelurahan tersebut, terjaring sedikitnya enam pelanggar prokes. Empat pelanggar diberikan sanksi pembinaan tertulis, dan dua pelanggar lainnya didenda Rp100.000 merujuk pada Peraturan Bupati Nomor 36 Tahun 2020 tentang sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan Covid-19.

Kasi Penindakan Satpol PP Jembrana, I Nyoman Wiastana mengungkapkan operasi ini digelar rutin melibatkan petugas gabungan dari unsur TNI dan Polri serta Satpol PP menyasar sejumlah tempat secara acak. 

"Di operasi sekarang ini kami mendapati enam pelanggar, 4 tidak menggunakan masker dengan benar. Dan dua tidak mengenakan masker," kata Wiastana.

Kendati operasi ini digelar setiap hari, namun pelanggar prokes masih saja ada. Dan petugas menjaring pelanggar dengan sanksi. Upaya penegakan disiplin prokes ini tidak lain untuk menekan angka penyebaran Covid-19.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00