Antisipasi Penularan Rabies, Puluhan Anjing Peliharaan di Melaya Divaksin

Salah satu HPR peliharaan warga di Pangkung Dedari divaksin untuk mengantisipasi kasus rabies di wilayah tersebut

KBRN, Negara : Empat warga Banjar Pangkung Dedari, Desa Melaya digigit anjing yang diketahui positif rabies. Anjing diketahui positif mengidap rabies, setelah petugas veteriner Dinas Pertanian dan Pangan Jembrana mengirim sampel otak anjing mati tersebut ke Balai Besar Veteriner di Denpasar. Dari hasil yang diterima Kamis (18/3/2021) lalu, diketahui bahwa anjing tersebut positif rabies. 

Pelaksana Kewilayahan Pangkung Dedari, I Putu Adi Wijaya, Jumat (19/3/2021) disela-sela emergency vaksinasi dan euthanasia selektif, mengatakan dari penelusuran ada empat warga di wilayahnya yang digigit anjing rabies tersebut. Tiga orang lanjut usia dan satu warga berumur empat tahun.

Sementara itu dari hasil penelusuran petugas dari Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Jembrana, anjing milik Ni Nengah Weli (81) ini awalnya menggigit  salah seorang warga, Ni Ketut Sariani (55) di bagian kaki pada 3 Maret lalu. Dan setelah itu, kembali mengamuk dan menggigit pemilik anjing di bagian jari kaki kiri pada 6 maret lalu. Di hari yang sama anjing itu kembali mengigit dua warga lainnya salah satunya berumur 4 tahun. 

Mendapati anjing sering mengamuk dan menggigit warga, pemilik anjing lantas mengurung anjing tersebut. Selang beberapa hari kemudian, anjing tersebut mati. 

Kepala Seksi Kesehatan Hewan (Keswan) Dinas Pertanian dan Pangan, I Gusti Rai Mulyawan mengatakan tim dari kesmavet telah mengambil sample otak untuk dikirim ke Balai Besar Veteriner di Denpasar, dan diketahui hasilnya positif rabies. Seluruh warga yang mengalami gigitan anjing rabies itu kemudian ditindaklanjuti dengan disuntik vaksin anti rabies. 

Sedangkan langkah lainnya yang dilakukan ialah dengan euthanasia selektif dan emergency vaksinasi pascarabies di Dusun Pangkung Dedari, Desa Melaya Jumat (19/3/2021). Tim menurut Rai sudah memberikan vaksin pada 22 ekor Hewan Penular Rabies (HPR) dan 6 ekor HPR liar dilakukan tindakan euthanasia karena ada kontak langsung.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00