Setahun Pandemi, Aktivitas di Venue Olahraga Masih Dibatasi

KBRN, Singaraja : Hampir setahun kegiatan olahraga mati suri akibat merebaknya Covid-19. Kalaupun ada aktivitas olahraga semisal turnamen, itupun dilakukan secara daring.

Bahkan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Buleleng hingga kini belum membuka venue olahraga bagi masyarakat umum meskipun beberapa sarana olahraga telah dilengkapi tempat cuci tangan.

Bagi masyarakat yang melakukan aktivitas di beberapa venue tentunya harus taat pada penerapan protokol kesehatan yang sangat ketat. Hal itu diberlakukan agar tidak terjadi klaster baru di tempat-tempat masyarakat melakukan aktivitas  olahraga.

Dihubungi via telpon, Jumat (5/3/2021), Ida Bagus Gde Surya Bharata selaku Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga mengatakan, kebijakan pemerintah melalui Disdikpora masih belum membuka secara bebas aktivitas olahraga di Buleleng, Meskipun ada beberapa cabang olahraga telah melakukan kegiatan namun jumlah peserta latihannya sangat terbatas.

“Kondisi saat ini tentunya berpengaruh terhadap proses sistem latihan bisa siasati dengan himbauan, seperti dihimbau oleh Koni Buleleng kemasing-masing pemkab itu melakukan pelaksanaan olahraga secara execise atau melatih ditempat masing-masing sampai kondisi memungkinkan untuk berlatih bersama”

Hingga saat ini tercatat ada 39 pengurus kabupaten (pengkab) olahraga berada dibawah naungan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Buleleng. KONI Buleleng saat ini menyiapkan 26 atlet didampingi 3 pelatih dari 15 cabang olahraga untuk memperkuat kontingen Bali saat pelaksanaan PON XX Papua nanti

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00