Hilangkan Kejenuhan, Atlet Panjat Tebing Bermain di Alam

KBRN, Singaraja : Hilangkan kejenuhan selama 7 bulan melakukan latihan mandiri dan daring akibat pandemi Covid-19, FPTI Buleleng mengajak para atlet, orangtua atlet dan pengurus lakukan tracking dan ramah tamah di Jembong Camp Site, Desa Ambengan, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng.

Dalam kegiatan bertajuk “FPTI Buleleng Berbagi” seluruh atlet, orangtua atlet dan pengurus diberikan masker untuk selanjutnya melakukan tracking diselingi permainan. Selama perjalanan di jalur medium menyusuri perkebunan cengkeh, mereka disuguhi panorama alam yang sangat memukau, memandang hamparan hijau persawahan dan laut di kejauhan.

“Melewati objek wisata, kita berbagi pengalaman termasuk mengimbau untuk menjaga kelestarian lingkungan. Termasuk disini pun kita berbagi masker dan juga berbagi kuota nanti,” ucap Ketua Umum FPTI Buleleng, Dr H Wahjoedi disela-sela kegiatan, Rabu (7/10/2020) sore.

Wahjoedi menambahkan, program latihan selama pandemi tetap berjalan 3 kali dalam seminggu dipandu kabid binpres dengan program latihan tertulis yang dibagikan melalui aplikasi media sosial. Seluruh kegiatan dipantau ketua umum dan ketua harian dengan hasil yang cukup memuaskan.

“Hasilnya secara umum saya lihat bagus. Untuk ukuran anak-anak dengan latihan mandiri saya lihat kesadaran dan kemauan mereka secara umum ya bagus, tentu ada hambatan itu wajar, tapi persentasenya kecil,” imbuhnya.

Wahjoedi juga memohon dukungan dan doa seluruh masyarakat Buleleng untuk atlet andalan Desak Made Rita Kusuma Dewi yang saat ini tengah mengikuti pemusatan latihan untuk persiapan mengikuti Pra Olympiade di Tokyo, Jepang.

“Desak saat ini sedang intensif-intesifnya mengikuti pemusatan latihan untuk proyeksi pra olympiade di Tokyo nanti yang sama-sama kita tau mestinya tahun 2020, tapi ini kan diundur, kemungkinan tercepat 2021. Untuk itu sekali lagi mohon doanya, mudah-mudahan dia tetap bisa mengikuti setiap tahapan latihan dengan baik dan saya tau kemauan dia luar biasa,” pungkasnya.

Sementara itu salah satu atlet, Kadek Enggi Merta Darsana mengaku selama pandemi telah melakukan latihan fisik secara mandiri di rumah. Namun demikian, Ia merasa kurang maksimal karena belum melakukan latihan teknik di papan panjat.

“Untuk latihan mandirinya karena online masih melakukan latihan fisik saja, belum melakukan teknik seperti manjat di papan panjat, itu belum. Jadi kurang asyik rasanya,” tutur Enggi.

Kegiatan “FPTI Buleleng Berbagi” sebagai awal mulai dilaksanakannya kembali latihan tatap muka juga diikuti jajaran pengurus FPTI kecamatan dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan, yakni mengecek suhu badan dan menggunakan masker.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00