Tingkatkan Prestasi, Undiksha Lakukan Pendampingan Karakter Bagi Pelatih dan Karateka Desa Ambengan

KBRN, Singaraja: Selain menaruh perhatian terhadap peningkatan prestasi bagi para karateka Buleleng, Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja juga berkomitmen untuk mendorong kualitas dasar karkter bagi pelatih maupun atlet karate yang ada di Desa Ambengan, Kecamatan Sukasada, Buleleng, Bali.

Hal tersebut didorong melalui Pendampingan Karakter bagi Pelatih dan Atlet Karateka didesa setempat melalui program Pengabdian Pada Masyarakat (P2M) Undiksha Singaraja, yang digelar beberapa waktu lalu.

Ketua Panitia kegiatan, Made Yogi Parta Lesmana, dikonfirmasi RRI mengatakan kegiatan P2M menyasar 30 atlet/kohai dan 3 pelatih. Tujuannya selain meningkatkan wawasan para atlet dan pelatih ranting karate tentang teori/konsep pendidikan karakter, juga sekaligus meningkatkan kompetensi para atlet karate dalam bersikap dan berprilaku yang sesuai dengan karakter bangsa Indonesia.

"Meningkatkan keterampilan para pelatih dalam mengembangkan metode-metode pendidikan karakter melalui pelatihan. Sehingga melalui kegiatan P2M ini mampu nenghasilkan para atlet dan pelatih karate yang berkarakter dan berprestasi," ungkap Yogi Parta.

Menurut Ketua Panitia, Yogi Parta Lesmana kegiatan tersebut sangat penting diterapkan pada kondisi saat ini. Terlebih dari data yang dihimpun prestasi dibubuhkan atlet karate di Buleleng secara umum merosot tajam sejak tahun 2013, 2015 dan 2017.

"Hal itu tak terlepas dari menurunnya karakter yang tertanam dalam sumpah dan hirarki karateka. Permasalahan yang ada selama ini di dalam kemunduran prestasi karate sudah terpecahkan dengan sangat sempurna dari segi hasil dalam kegiatan ajang kejuaraan Porprov di Kabupaten Tabanan tahun 2019," imbuhnya.

Pendampingan Karakter bagi Pelatih dan Atlet Karateka di Desa Ambengan, Sukasada ini nantinya diharapkan dapat memberi efek dan dampak bagi kemajuan olahraga karate sehingga mampu melahirkan atlet berkarakter yang berpreatasi di tingkat regional, nasional dan internasional.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00