Atlet Muaythai Buleleng Bidik Juara IFMA Virtual Championship 2020

Luh Mas Sri Diana Wati kembali membela Indonesia pada ajang Kejuaraan Muaythai Internasional secara Virtual

KBRN, Singaraja: Dalam dunia olahraga, bertanding secara virtual mungkin dianggap tidak lazim. Namun, pandemi  membuat pertandingan olahraga turut bermigrasi ke ruang digital. Salah satunya yang tengah diikuti atlet Indonesia asal Gumi Den Bukit Buleleng, Luh Mas Sri Diana Wati pada kejuaraan Internasional Muaythai yang dilaksanakan induk organiasasi muaythai dunia bertajuk International Federation of Muaythai Amateur (IFMA) Virtual Championship.

Sebelumnya pemanggilan atlet putri ini dilakukan secara mendadak oleh Pengurus Besar Muatyahi Indoneisa - PB MI  yang diteruskan kepada Pengkab MI Buleleng melalui Pengprov MI Bali. Hal tersebut dituturkan Sekretaris Umum Muaythai Bali, Wayan Suwita saat meninjau proses pengambilan video virtual, kawasan Pantai Lovina, Senin (21/9/2020) pagi.

Lebih jauh ditegaskan Suwita, pada kejuaraan kali ini merupakan event pertama olahraga beladiri asal Thailand yang dilakukan secara virtual sehingga harapannya ajang ini menjadi parameter pembinaan latihan Pengprov MI Bali ditengah pandemi covid-19.

"Ini menjadi parameter pola pembinaan selama ini. sekalipun tidak didampingi langsung  namun  atlet kita tetap berlatih, terbukti dari catatan waktu dan gerakan yang dilakukan Mas Sri sangat baik, sehingga ini menjadi ukuran kita. Kesempatan kejuaraan ini harapannya atlet kita menjadi yang terbaik dalam perolehan nilai nanti,” ungkapnya.

Sekum MI Bali, Wayan Suwita optimis capaian yang ditorehkan atlet kebanggaan Bali ini mampu bersaing dengan atlet dunia lainnya. Meski selama ini diproyeksikan kuat turun pada nomor tarung namun dirinya menilai peluang ditunjuknya Mas Sri dinomor seni atau wai kru merupakan kepercayaan Pengurus Besar kepada anak asuhnya untuk tampil diluar nomor spesialisasinya.

"Mas Sri merupakan atlet yang lolos Pra PON dan dipersiapkan menuju PON di Papua nanti. Signifikan sekali atlet kita ditunjuk PB mewakili Indonesia. Diakui pembinaan wai kru di Indonesia selama ini minim sekali. Dengan modal mengikuti pelatnas dan mendapat ilmu dari pelatih asal Thailand sehingga efektif sekali Mas Sri menguasai nomor wai kru, dan pantas saat ini dia dipilih mewakili Indonesia," imbuh Wayan Suwita.

Sementara itu, dikonfirmasi usai pengambilan gambar, Luh Mas Sri Diana Wati ketika disinggung soal kesiapan turun pada ajang internasional virtual menjelaskan, sebelumnya program latihan telah diikuti secara mandiri.

Meski  secara kualitas latihan tidak didampingi langsung pelatih, namun upaya mandiri untuk memperdalam dan memantapkan gerakan dilakukan hampir setiap hari. Sehingga Mantan penghuni platnas tahun 2019 lalu ini mengaku sangat siap untuk dipercaya memperkuat kembali Indonesia di level Internasional.

"Senang dan bangga sekali, bersyukur PB menunjuk saya untuk dipercaya membela Indonesia. Ini pengalaman pertama tampil wai kru tingkat internasional, biasanya mengisi nomor tarung. Ini modal dan pengalaman luar biasa apalagi dilakukan secara virtual. Soal target tetntunya ingin juara dan semoga harapan saya serta perlatih sesuai dengan apa yang diinginkan" pungkasnya.

IFMA Virtual Championship 2020 ajang resmi perhelatan olahraga muaythai dari induk organisasi internasional yang digelar pertama kali berbasis online dan dipastikan diikuti ratusan peserta dari mancanegara.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00