Mutasi Pebilliard Dhitya Octora Disetujui Pengkab POBSI dan KONI Buleleng

Dhitya Octora

KBRN, Singaraja : Dhitya Octora pebilliard putri andalan Pulau Dewata nampaknya bisa bernapas lega pasca beberapa pekan lalu mengajukan Surat Keterangan Mutasi (SKM) dari Pengkab POBSI Buleleng untuk diijinkan memperkuat Pengkab POBSI Badung mendapat angin segar dari Ketua Umum Pengkab POBSI dan KONI Buleleng.

Salah satu atlet PON sekaligus atlet penghuni Pelatda Bali Dhitya Octora diketahui sebelumnya bakal pindah ke Badung karena status pekerjaan dan keluarga.

Peraih medali perak pada ajang pra-PON biliar putri kepada RRI, Jumat (3/7/2020) mengatakan jika SKM prosedur dan mekanisme yang ditempuh sesuai dengan ketentuan KONI Bali disertai dengan alasan yang jelas. Saat ini dirinya mengaku bisa lebih fokus sepenuhnya untuk mempersiapkan diri menghadapi PON XX/2021 di Papua mendatang.

“POBSI Buleleng telah melancarkan surat permohonan mutasi yang saya ajukan dan saya juga berterima kasih dengan pembinaan yang dilakukan POBSI Buleleng selama ini,” ungkapnya.

Dikonfirmasi terpisah perihal mutasi atlet yang diajukan pebilliard putri Dhitya Octora, Ketua Umum KONI Buleleng, Nyoman Arta Widnyana tak banyak angkat bicara. Ketum KONI Buleleng  mengatakan pihaknya telah merelakan atlet yang telah memperkuat Buleleng sejak tahun 2013. Arta menambahkan KONI tidak memiliki alasan khusus untuk menahan Dhitya Octora pasalnya pengajuan yang dilakukan sesuai prosedur dan itikad baik.

“Ujung tombaknya di Pengkab POBSI Buleleng, kita sudah sempat berkoordinasi dengan pengurus Billiard Buleleng dan secara umum kita tidak halangi karna alas an yang logis. Tentunya ini kami harapkan dibarengi dengan administrasi yang jelas sehingga tidak menimbulkan masalah dikemudian hari,” harapnya.

Perpindahan status Dhitya Octora untuk memperkuat Badung juga bukan menjadi masalah besar bagi Ketum KONI Buleleng, pasalnya Arta Widnyana berharap Dhitya mampu mendulang berbagai prestasi yang membawa nama Bali di level Nasional. Arta Widnyana saat ini juga tengah berfokus untuk memberikan perhatian terhadap Pengkab POBSI BUleleng dimana diharapkan bisa mencetak Dhitya Octora lainnya.

“Kita kehilangan tapi ini tentunya jadi motivasi bagi kami untuk mencetak atlet baru yang bisa memperkuat Buleleng bahkan melahirkan atlet yang luar biasa,” pungkas Arta Widnyana dengan optimis.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00