Desak Rita Pemanjat Pertama Bali yang Berhasil Melaju ke Olimpiade di Tokyo

Desak Rita atlet pertama Bali yang berhasil kantongi tiket menuju Olimpiade Tokyo

KBRN, Singaraja: Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) telah resmi mengumumkan daftar atlet lolos pada pemusatan latihan untuk memperkuat Indonesia pada Prakualifikasi Olimpiade 2020 di Tokyo. Dari 12 atlet dengan prestasi gemilang di Tanah Air, salah satunya pemanjat andalan Bali, Desak Made Rita Kusuma Dewi binaan Pengkab Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Buleleng berhasil mewakili Pulau Dewata untuk berlaga di level internasional.

Desak Rita merupakan pemanjat satu-satunya yang mewakili Bali dan berhasil memecahkan rekor atlet pertama yang mengantongi tiket berlaga di level Olimpiade.

Dikonfirmasi RRI, Jumat (12/6/2020) Desak Rita mengaku dirinya tidak menyangka dipanggil Pengurus Pusat FPTI untuk memperkuat Indonesia di ajang multi event yang akan digelar di Negeri Sakura, Jepang. Bahkan atlet kelahiran Sambangan, 24 Januari 2001 ini mengaku peluang untuk bisa bergabung dengan kontingen Indonesia merupakan hal yang sulit.

“Belum menyangka saya dipilih untuk memperkuat Indonesia, masih ragu padahal banyak pemanjat senior yang lebih baik dari saya. Bagi saya ini adalah sebuah keberuntungan,” ungkapnya.

Ketua Umum FPTI Buleleng, DR H Wahjoedi mengungkapkan perihal lolosnya pemanjat srikandi andalan Buleleng merupakan modal untuk membawa kejayaan olahraga panjat tebidng di Gumi Den Bukit. Ketum FPTI Wahjoedi mengaku dirinya bangga terhadap capaian atlet binaan yang berhasil mengharumkan daerahnya. Wahjoedi menuturkan Desak Rita merupakan pemanjat dengan kepribadian yang unik dan memiliki bakat sejak kecil.

“Kita bersyukur atas perjuangan Rita. Buleleng berhasil menyumbang satu atlet di kancah olimpiade. Pribadinya unik, humble, ngototnya luar biasa dan kemauan untuk maju semuanya ada. Kita berharap Rita tampil luar biasa nanti saat prakualifikasi menuju Olimpiade Tokyo,” ungkapnya.

Ketua Umum FPTI Buleleng memproyeksikan Desak Rita mampu mempersembahkan yang terbaik untuk Indonesia dan berhasil menyaingi capaian pemanjat senior yang berhasil mengumandangkan Indonesia Raya di kancah dunia.

“Rita kita harapkan jadi pelapisnya Aries Susanti Rahayu  yang berhasil menjadi juara dunia untuk Indonesia. Sehingga kegiatan penyiapan pembinaan kita benar-benar maksimal,” tungkas Wahjoedi.

Sementara dikonfirmasi terpisah, Ketua Umum FPTI Bali, Putu Yudi Atmika berharap dengan segudang prestasi yang berhasil ditorehkan di tingkat regional dan nasional, Desak Rita bisa menunjukkan pencapaian masimal pada prakualifikasi maupun saat Olimpiade berlangsung.

“Kita tidak kaget Rita dipanggil untuk memperkuat Indonesia karena catatan prestasinya di berbagai kejuaraan luar biasa, termasuk sebelumnya dia sudah pernah berjaya di kejuaraan antar pelajar di China. Target tidak muluk-muluk ini adalah ajang menambah pengalaman selain Desak harus berjuang mempersembahkan yang terbaik,” imbuh Ketum FPTI Bali, Yudi Atmika.

Untuk diketahui, ditengah pandemi Covid-19 saat ini, Desak Made Rita Kusuma Dewi sedang menjalani program pemusatan latihan mandiri di venue Papan Panjat Tebing FPTI Buleleng dengan monitoring latihan melalui rekaman video latihan dan catatan waktu yang terus dievaluasi oleh tim pelatih Pengkab FPTI Buleleng.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00