Dana Porsenijar Bali 2020 Dialihkan Untuk Penanganan Covid-19

KBRN, Singaraja : Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga (Disdikpora) Kabupaten Buleleng telah menyiapkan dana Rp1,5 Milyar untuk kegiatan Porsenijar Bali. Namun adanya pembatalan pelaksanaan Porsenijar akibat wabah virus corona, maka dana tersebut dialihkan untuk mendukung pemerintah dalam penanggulangan Covid-19.

Kepala Bidang Pemuda dan Olah Raga Disdikpora Buleleng, Ida Bagus Gde Surya Bharata, Rabu (15/4/2020) mengatakan, sedianya kontingen Buleleng melibatkan 699  atlet/artis turun di 30 cabor dan seni dan menyertakan 43 pelatih/Official dalam event tahunan yang dijadwalkan berangsung pertengahan Juni nanti. Namun adanya pembatalan event berskala regional tersebut, tentunya Disdikpora Buleleng selalu tunduk apa yang menjadi keputusan dari provinsi. Terlebih, penanggulangan pandemi Covid-19 membutuhkan dana yang tidak sedikit.

“Jadi sesuai dengan surat edaran dari Pemerintah Provinsi Bali melalui Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga, Porsenijar tahun 2020 dibatalkan karena anggaran yang rencananya dialokasikan untuk Porsenijar itu di refocusing untuk kegiatan penanganan Covid-19 ini. Jadi secara otomatis kami di kabupaten/kota membatalkan program tersebut untuk ke provinsi,” jelasnya.    

Disi lain, guna mendukung program pemerintah meminimalisir penularan virus corona, Disdikpora Buleleng sebagai pengelola sarana olahraga juga menutup sementara seluruh venue.

Surya Bharata mengimbau masyarakat agar mentaati apa yang telah ditetapkan olah pemerintah untuk menjauhi kerumunan sebagai salah satu tindakan antisipasi penyebaran Covid-19. Beberapa venue olahraga bahkan terpaksa dipagar menggunakan bambu seperti pada lapangan basket outdoor, agar tidak dimanfaatkan masyarakat untuk berolahraga.

Sementara itu, dengan adanya pembatalan gelaran Porsenijar Bali tahun 2020, diharapkan kepada atlet/artis dari Buleleng yang telah dipersiapkan tidak merasa kecewa. Namun dianjurkan untuk tetap berlatih secara mandiri di rumah masing-masing.

Wayan Suara sebagai pelatih cabang olah raga Sepak Takraw dihubungi via telepon selulernya menjelaskan, terkait dengan penyiapan atlet pihaknya tetap melakukan latihan secara mandiri. Mengingat kelenturan tubuh memegang peranan sangat penting sehingga dibutuhkan latihan secara kontinyu.

“Saat ini Pengkab PSTI Buleleng memiliki atlet andalan tiga orang sehingga mudah untuk mengarahkan saat latihan,” ucap Suara.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00